Find and Follow Us

Selasa, 21 Januari 2020 | 16:30 WIB

Disbudpar DKI Gelar Anugerah Adikarya Wisata 2019

Minggu, 8 Desember 2019 | 16:13 WIB
Disbudpar DKI Gelar Anugerah Adikarya Wisata 2019
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta sukses menggelar Anugerah Adikarya Wisata 2019. Ajang yang berlangsung di Mutiara Ballroom, Hotel JW Marriot, Jakarta ini memberikan penghargaan kepada bidang pariwisata dan jasa terkait yang telah berkontribusi nyata dalam mempromosikan pariwisata Jakarta.

Penyelenggaraan tahun ini telah memasuki tahun ke-21, sejak penghargaan ini diselenggarakan pertama kali pada tahun 1991. Adikarya Wisata dilatarbelakangi oleh Kelapa Jaya, pelopor penghargaan di bidang pariwisata di Indonesia yang dimulai pada tahun 1974.

"Adikarya Wisata merupakan salah satu acara yangpaling dinantikan dan menjadi kebanggaan untuk pelaku usaha, institusi, dan tenaga kerja pada usahapariwisata untuk memacu daya saing dan untukmeningkatkan kualitas. Acara ini juga menjadipembuktian dan harapan baru untuk pariwisataJakarta," kata Alberto Ali, selaku pejabat Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta.

Penyelenggaraan Adikarya Wisata memberikan cakrawala informasi yang begitu luas bagi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta. Bertemu dengan pelaku usaha serta pihak serta pihak-pihakyang inspiratif dan berdedikasi untuk mempromosikan pariwisata Jakarta telah menjadi sumber inspirasi yang tidak pernah putus.

Penghargaan Adikarya 2019 menetapkan 31 kategori penghargaan dari 13 bidang industripariwisata dan industri pendukung pariwisata untuktahun ini. Kategori tersebut adalah Akomodasi, Restoran, Jasa Boga/Catering, Bar & Lounge, Spa, Hiburan & Rekreasi, Kawasan Pariwisata, Usaha Jasa Pariwisata, Maskapai Penerbangan, Transportasi Darat, Atraksi Buatan, Diklat Pariwisata, dan Media Elektronik.

Sejumlah 155 pelaku usaha, usaha jasa, institusi, atau perusahaan menjadi nominasi padapenghargaan ini setelah melewati seleksi danpenjurian. Dewan juri terdiri dari pakar di bidangpariwisata, dosen, dan hotelier yang sepakat untukmeneruskan semangat mempromosikan kota Jakarta dengan memilih pelaku usaha, usaha jasa, institusi, dan tenaga kerja yang mampu berkontribusi nyataserta memberikan solusi kreatif dan inovatif.

"Proses penilaian dilakukan sejak Maret 2019 olehtim khusus yang menilai dari berbagai aspek, contohnya administrasi, penilaian kinerja, interview, customer review, company visit hingga kontribusiterhadap pariwisata dan kebudayaan. Keteraturandan kedisiplinan juga masuk ke dalam kriteriapenilaian tim juri yang melakukan survei langsung kelokasi," kata Thamrin Bachri, Ketua Juri Adikarya Wisata 2019.

Metode penilaian anugerah Adikarya Wisata 2019terdiri dari tiga tahap, yaitu pre-evaluation, evaluation, dan final evaluation. Pada tahap preevaluation, juri menilai data pendukung dan kelengkapan administratif, kemudian pada tahap evaluation menilai informasi primer seperti integrasideskstudy, melakukan interview, danmempertimbangkan customer review.

Sementara itu, pada tahap final evaluation juri menilai data faktual dan verifikatif. Aspek penilaian juga meliputi dedikasi pelaku usahaterhadap penyelenggaraan usaha yang sesuaidengan aturan, prestasi pelaku usaha dalampenyelenggaraan usaha, dan kontribusi pelakuusaha terhadap pembangunan industri pariwisata, pembangunan daerah, kemajuan masyarakat secaraumum serta tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Adikarya Wisata 2019 juga dapat menjadi motivasibagi para pelaku usaha di industri pariwisata untuk meningkatkan pelayanan dan fasilitas supaya dapat mempertahankan bahkan memperkuat branding.

"Enjoy Jakarta". Hotel yang bersih, ramahlingkungan, ikut mendukung pelestarian budaya, hingga menyesuaikan service dengan kebutuhankonsumen merupakan bentuk kepedulian terhadap branding dan dapat membantu meningkatkankepuasan turis yang berkunjung ke Jakarta," kata Thamrin Bachri. [adc]

Komentar

x