Find and Follow Us

Jumat, 13 Desember 2019 | 00:18 WIB

Polisi Masih Dalami Kasus Pembobolan ATM Bank DKI

Oleh : Happy Karundeng | Kamis, 21 November 2019 | 17:45 WIB
Polisi Masih Dalami Kasus Pembobolan ATM Bank DKI
Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus dugaan pembobolan ATM Bank DKI Jakarta oleh sejumlah oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

"Masih tahap langkah-langkah penyelidikan. Meminta keterangan dari saksi-saksi apakah nanti akan kita tingkatkan ke penyidikan atau tidak," katanya di Mapolda Metro Jaya, Kamis (21/11/2019).

Gatot menjelaskan, kasus tersebut saat ini tengah ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus). Meski demikian ia belum bisa memberikan kepastian berapa jumlah Satpol PP yang diperiksa. Gatot juga beum membeberkan total uang yang diduga dibobol dari Bank DKI. Dia minta waktu bagi penyidik untuk bekerja.

"Laporannya sedang diklarifikasi. Sudah diperiksa beberapa orang. Masih diselidiki semua. Nanti akan dihitung," katanya.

Sebelumnya diberitakan, MR, seorang anggota Satpol PP diduga melakukan tindakan pembobolan terhadap ATM Bersama. Kejadian diawali saat MR menemukan celah, yaitu uang bisa ditarik, namun tidak mengurangi saldo rekeningnya di Bank DKI. Dia lalu menyebarkan hal itu kepada 11 rekan-rekannya.

Saat ini, sejumlah 12 anggota Satpol PP DKI Jakarta yang diduga melakukan pembobolan terhadap ATM Bersama, telah dibebastugaskan. Menurut Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin, pembebastugasan itu dilakukan selama kasus diselidiki Polda Metro Jaya.

"Seluruhnya sudah dibebastugaskan," ujar Arifin saat dihubungi, Rabu (20/11/2019). [ton]

Komentar

Embed Widget
x