Find and Follow Us

Kamis, 12 Desember 2019 | 22:43 WIB

Polisi Bekuk Pengedar Narkoba Kelas Internasional

Oleh : Happy Karundeng | Rabu, 30 Oktober 2019 | 17:25 WIB
Polisi Bekuk Pengedar Narkoba Kelas Internasional
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Hengki Haryadi mengatakan pihaknya berhasil mengamankan empat orang pengedar narkotika jaringan sekitar perkampungan Kampung Ambon, Cengkareng, Jakaeta Barat.

"Mereka adalah YG (20) ANJ (25) AM (29) AJ (32)," katanya, Rabu (30/10/2019).

Ia menjelaskan, penangkapan bermula dari laporan warga soal peredaran narkoba di sekitaran wilayah depan Rumah Sakit Umum Daerah Cengkareng. Dari informasi ini, kemudian dicokoklah YG.

"Dari penangkapan ke empat pelaku ini merupakan jaringan terorganisir sekitar kawasan perkampungan komplek ambon," paparnya.

Ia menduga, jaringan ini adalah sindikat internasional. YG pun nyanyi dan menyebut kalau barang haram ini didapat dari ANJ. Setelah dapat informasi ini, lantas polisi bergerak cepat menciduk ANJ, AM, serta AJ.

Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Erick Frendriz menambahkan empat orang pelaku dikendalikan oleh Warga Negara Malaysia.

"Kita masih terus kembangkan jaringan atasnya, dari hasil penangkapan ke empat pelaku tersebut didapat saat ini berubah pola dimana yang biasa jadi basis peredaran yaitu dikampung ambon sekarang sudah berpindah ke kampung kampung sekitar komplek ambon dan notabene barang haram yang masuk bukan hanya dari lokal saja melainkan dari internasional sudah mulai masuk," kata dia.

Keempatnya mulai terjun ke bisnis haram ini sejak tahun 2018. Salah satu tersangka, yaitu AJ merupakan residivis atas kasus yang sama. Total keseluruhan barang bukti yang disita antaranya 7 bungkus plastik klip sabu seberat 442 gram (setengah kilo), 190 lempeng psikotropika jenis H5 sebanyak 1900 butir, satu buah timbangan elektrik, dan 5 unit handpone.

"Para tersangka kita jerat Pasal 114 ayat (2) Sub 112 ayat (2) Juncto 132 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dan pasal 60 ayat (1) Sub 62 Juncto pasal 71 ayat (1) UU RI tahun 1997 tentang psiktoropika," kata dia lagi. [adc]

Komentar

x