Find and Follow Us

Jumat, 13 Desember 2019 | 01:15 WIB

Anies : Bahasa Daerah Memiliki Kekayaan Diksi

Oleh : Willi Nafie | Senin, 28 Oktober 2019 | 12:23 WIB
Anies : Bahasa Daerah Memiliki Kekayaan Diksi
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - (inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap, dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91 ini, semua pihak, baik pemerintah dan masyarakat, terus mengembangkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Sehingga Bahasa Indonesia menjadi bahasa yang lebih berkembang dan kaya kosa kata.

Caranya, kata Anies, antara lain dengan menyerap kosa kota dari berbagai macam bahasa daerah yang ada di Indonesia. Sebab, bahasa daerah memiliki kekayaan diksi yang luar biasa, dan berpotensi dapat diserap menjadi kekayaan Indonesia sebagai Bahasa Indonesia.

"Hari ini kita memperingati 91 tahun sumpah pemuda. Di tahun 1928, tantangan terbesar bangsa ini adalah membangun semangat kebangsaan dan persatuan. Karena pada masa itu memang belum ada negara Indonesia, (masih) sebuah cita-cita. Salah satu kalimat paling penting adalah merumuskan bahasa persatuan, Bahasa Indonesia. Di kalimat paling bawah, lokasinya di Negeri Jakarta. Memang waktu itu masih banyak konsep tentang kawasan nusantara ini," kata Anies, Senin (28/10/2019).

Kemudian, lanjut Anies, dalam mengembangkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan ini merupakan salah satu cara menjaga dan merawat persatuan di Indonesia, termasuk di Ibu Kota Jakarta.

"Ketika itu mereka merumuskan Bahasa Indonesia sebagai alat untuk mempersatukan. Dan alhamdulillah itu efektif sekali. Sampai dengan hari ini, dengan adanya bahasa persatuan, Bahasa Indonesia, maka begitu banyak hal di Indonesia bisa diselesaikan dengan jauh lebih mudah. Dengan cara seperti itu, maka persatuan kita akan terus bisa dirawat melalui bahasa. Jadi bahasanya harus berkembang," tutupnya. [rok]

Komentar

x