Find and Follow Us

Kamis, 21 November 2019 | 16:40 WIB

Penetapan UMP DKI 2020 Ditunda

Oleh : Willi Nafie | Kamis, 24 Oktober 2019 | 08:39 WIB
Penetapan UMP DKI 2020 Ditunda
Ketua Dewan Pengupahan DKI Andri Yansyah - (Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Dewan Pengupahan DKI Andri Yansyah mengatakan penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2020 DKI Jakarta bakal kembali dibahas pada 1 November 2019 untuk UMP 2020.

Mengingat, saat ini serikat pekerja menginginkan UMP 2020 Rp 4,6 juta, sedangkan asosiasi pengusaha Rp4,2 juta.

''Nanti kami sama-sama kaji kembali untuk ditetapkan tanggal 1 November 2019 untuk UMP 2020,'' kata Andri.

Menurut Andri, pihaknya sudah berusaha mengakomodir usulan asosiasi pengusaha dan serikat pekerja. Kemudian juga sudah melakukan survei di sebanyak 45 pasar guna menentukan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) warga Jakarta dan berkisar di antara Rp3,965 juta.

Patokan Pemprov DKI untuk menaikan UMP yakni di angka 8,51 persen. Hal itu sesuai keputusan, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang menaikkan UMP tahun 2020 sebesar 8,51 persen.

"KHL kita setelah kita melakukan survei di 15 titik pasar, tiga gelombang, berkisar di antara Rp3,965 juta," tuturnya.

Dengan demikian, penetapan UMP DKI tahun 2020, yang sebelumnya direncanakan Rabu, 23 Oktober 2019 akhirnya ditunda hingga 1 November 2019. [ton]

Komentar

Embed Widget
x