Find and Follow Us

Sabtu, 19 Oktober 2019 | 07:37 WIB

Anies Kenang Saat Keluarga Mengungsi ke Yogyakarta

Oleh : Fadhly Zikry | Selasa, 8 Oktober 2019 | 22:45 WIB
Anies Kenang Saat Keluarga Mengungsi ke Yogyakarta
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengenang momen ketika keluarganya harus mengungsi ke Kota Yogyakarta. Hal iti disampaikan Anies dalam suasana duka kepergian adik dari pihak ayahnya, Atikah Baswedan.

"Almarhumah adalah adik dari ayah kami, almarhumah Ibu Atikah. Beliau lahir di Jakarta pada tahun 40. Lalu kemudian karena revolusi dan ibukota berpindah ke Yogyakarta, kita semua mengungsi pindah ke Yogyakarta, perjuangan waktu itu ke Yogyakarta. Lalu tumbuh besarnya di Yogyakarta. Sama seperti keluarga besar kami, kemudian tinggal di Yogyakarta," tutur Anies di TPU Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (8/10/2019).

Bagi pihak keluarga besar, sosok Atikah adalah sosok yang mengayomi keluarga. Anies mengatakan almarhumah Atikah mengalami serangan jantung.

"Lalu pada hari Kamis, pekan lalu, beliau mengalami serangan jantung. Sempat dirawat mendapatkan perawatan dan alhamdulillah jantungnya sudah tertangani tetapi ada organ-organ lain yang fungsinya menurun sampai kemarin sore wafat di usia 79 tahun. Jadi saya juga tadi malam di rumah sakit. Sesudah wafat kemudian tiba di sana dan siang ini dimakamkan," terang Anies.

Selain Anies, juga hadir pejabat Pemprov DKI seperti Walikota Jakarta Timur M Anwar, sejumlah Kepala Dinas, tokoh Ketua Gerakan Nasional Pembela Fatwa Ulama (GNPF Ulama) Yusuf Martak, cendikiawan muslim Quraish Shihab dan lain-lain. [adc]

Komentar

Embed Widget
x