Find and Follow Us

Sabtu, 19 Oktober 2019 | 06:42 WIB

Anies Siap Pasang Badan untuk Petugas Medis DKI

Oleh : Fadhly Zikry | Kamis, 26 September 2019 | 18:35 WIB
Anies Siap Pasang Badan untuk Petugas Medis DKI
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menjenguk pasien terluka akibat demo - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan, ambulans milik Pemprov DKI yang stanby di Gedung BNI Pejompongan, Jakarta Pusat, rusak dalam pengamanan aksi rusuh pelajar pada Rabu (25/9/2019) kemarin. Bahkan petugas medis pun ikut terluka.

"Petugas kita, dalam catatan kita satu mobil tiga personel. Satu dokter, satu paramedik, satu pengemudi. Kaca-kacanya memang pecah karena ada lempar batu terjadi. Petugas kita ada terluka, sopir terluka. Mendapat pelayanan medis di klinik tim dokkes Polda Metro Jaya dini hari," kata Anies, Kamis (26/9/2019).

Anies pun mengatakan, bahwa tugas paramedis di lapangan tidak mudah. Ia pun siap pasang badan untuk petugas medis.

"Mereka kerja diikuti SOP yang ada dan bagi seluruh petugas kesehatan, siapapun membutuhkan bantuan medis, maka mereka akan dibantu. Baik aparat keamanan, masyarakat, baik mereka yang demo semua status sama statusnya," ujarnya.

Polda Metro Jaya sendiri akhirnya buka suara. Telah terjadi kesalahpahaman saat anggota Polri mengamankan ambulans. Anggota tengah mengejar pelaku rusuh yang berlari ke arah ambulans, dan ditemukan batu. Anggota sempat menyangka batu tersebut dibawa dengan ambulans.

"Jadi anggapan anggota Brimob di sana, diduga dia (perusuh) berangkat bawa mobil itu yang digunakan oleh perusuh, tapi bukan. Ini perusuh yang cari perlindungan datang ke mobil PMI itu ada batu, molotov juga. Jadi clear ya, nggak ada permasalahan apa-apa," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengamankan 5 lima ambulans, 4 diantaranya milik PMI dan 1 milik Pemprov DKI yang diduga membawa molotov terkait aksi rusuh didepan gedung DPR dan kawasan Slipi, Jakarta Barat. Informasi tersebut pertama kali diunggah oleh akun @TMCPoldaMetro di twitter Kamis dini hari. Namun, twit tersebut saat ini sudah tidak dapat diakses. [ton]

Komentar

Embed Widget
x