Find and Follow Us

Sabtu, 19 Oktober 2019 | 06:44 WIB

Konvoi Kendaraan Listrik, Dishub Rekayasa Lalin

Oleh : Willi Nafie | Jumat, 20 September 2019 | 10:16 WIB
Konvoi Kendaraan Listrik, Dishub Rekayasa Lalin
(Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Dalam rangka menyambut Formula E 2020 di Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta akan melaksanakan kegiatan konvoi kendaraan listrik, Jumat sore (20/9/2019) pukul 15.00-17.00. Konvoi dimulai dari Parkir Timur Gelora Bung Karno (GBK) menuju Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.

Rute konvoi kendaraan listrik dimulai dari Parkir Timur Senayan keluar melalui pintu FX Sudirman di Jl. Pintu 1 Senayan - Jl. Jenderal Sudirman - Jl. M.H. Thamrin - belok kanan di Bundaran Patung Kuda Arjuna Wiwaha dan berakhir masuk ke Monas melalui pintu Silang Monas Barat Daya. Untuk itu jalan akses sepanjang rute konvoi akan dilakukan pengalihan lalu lintas secara situasional dan kendaraan dilarang melintas ketika konvoi sedang berlangsung. Sementara lalu lintas dari arah selatan (Blok M/ Senayan) yang akan menuju utara (Harmoni) dilarang mendahului konvoi yang akan mendapatkan pengawalan dari petugas Polri tersebut. Kendaraan masih diperkenankan untuk mengikuti konvoi dari belakang.

Sehingga akan diberlakukan jalur alternatif sebagai berikut: Jl. Asia Afrika/ Jl. Pintu 1 Senayan - Jl. Gerbang Pemuda - Jl. Jenderal Gatot Subroto - Jl. KS. Tubun - dst/ menerus Jl. S. Parman menuju Tomang - Jl. Tomang Raya - Jl. Kyai Caringin - Jl. Balikpapan - Jl. Suryopranoto - dst, dengan tetap menyesuaikan pengaturan lalu lintas Ganjil - Genap. Sedangkan lalu lintas dari arah Utara (Jl. M.H. Thamrin) ke arah Selatan (Jl. Jenderal Sudirman) berlaku normal. Angkutan Transjakarta juga masih dapat melayani pelanggan seperti biasa.

Kepala Dishub Provinsi DKI Jakarta, Syafrin Lupito mengimbau agar hal ini menjadi perhatian para pengguna jalan.

"Para pengguna jalan diharapkan menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan petunjuk petugas di lapangan serta yang paling utama, tetap mengutamakan keselamatan selama berkendara di jalan," ujar Syafrin. [rok]

Komentar

Embed Widget
x