Find and Follow Us

Jumat, 20 September 2019 | 16:58 WIB

Otak Pembunuhan Mayat Gosong Dibawa ke Polda Metro

Oleh : Happy Karundeng | Kamis, 29 Agustus 2019 | 23:31 WIB
Otak Pembunuhan Mayat Gosong Dibawa ke Polda Metro
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Aulia Kesuma (45) otak pembunuhan suami dan anak tirinya bernama Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dan M. Adi Pradana alias Dana (23) bernama dibawa ke Polda Metro Jaya pada Kamis (29/8/2019).

Pantauan di lokasi, tersangka dibawa oleh mobil hitam dikawal mobil polisi ke Subdit Jatanras Polda Metro Jaya sekitar pukul 17.31 WIB dengan penjagaan yang saat ketat.

Aulia turun dalam pengawalan ketat anggota. Ia keluar mobil dengan menggunakan sebuah kerudung berawarna putih dan masker yang menutupi wajahnya. Selain itu kepala Aulia ditutupi jaket berwarna hitam. Ia terlihat menenteng tas merah. Aulia dan pengamanan masuk menerobos media yang sudah menunggu.

Aulia pun diam membisu meski dihujani pertanyaan oleh wartawan.

Sebagaimana diberitakan, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan tim gabungan Jatanras PMJ-Polda Lampung berhasil membekuk dua dari empat eksekutor mayat gosong di Sukabumi.

"Ya, betul. Tim gabungan yang bekerja hari ini sudah berhasil mengamankan dua orang pelaku pembunuhan," katanya kepada INILAHCOM, Selasa (27/8/2019).

Sebelumnya, Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polda Lampung untuk bekerjasama menuntaskan kasus mayat gosong dalam mobil di Sukabumi.

"Iya betul, kami sudah berkoordinasi dengan Polda Lampung," katanya kepada INILAHCOM, Selasa (27/8/2019).

Ia mengatakan pihaknya akan membantu memburu empat orang eksekutor yang diperintahkan pelaku AK untuk membunuh Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dan M. Adi Pradana alias Dana (23). Pengejaran akan dikomandoi Kasubdit Jatanras Ditreskrimum PMJ, AKBP Jerry Siagian.

Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi mengatakan pihaknya berhasil mengungkap identitas dua mayat gosong yang terbakar dalam mobil di Jalan Raya Cidahu-Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Ia menyatakan dari hasil identifikasi, korban diketahui bernama Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dan M. Adi Pradana alias Dana (23).

"Jadi dua korban ini ialah ayah dan anak," katanya di Jakarta, Senin (26/8/2019).

Kedua korban pembunuhan tersebut berdomisili di Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Polisi sudah menangkap dua pelaku pembunuhan sadis tersebut. Pelaku ditangkap di kawasan Jakarta, Senin siang tadi.

Kedua pelaku yaitu AK, istri dari Edi, dan KV (35), putra tiri korban. Sang istri memiliki peran merencanakan membunuh serta membakar sang suami dan anak tirinya.

Kepada polisi AK mengaku menyewa empat orang bertugas eksekutor untuk membunuh kedua korban.

"Empat eksekutor disewa oleh pelaku AK untuk menghabisi korban. Keduanya dieksekusi di rumah. Setelah itu, mayat dibawa pelaku (menggunakan mobil) ke SPBU Cirendeu (Jakarta Selatan) pada Minggu (25/8) pagi. Setelah itu, para eksekutor meminta AK mengambil mobil (parkir di SPBU) yang berisi dua jenazah tersebut," ujar Nasriadi.

"Tiba di tempat kejadian, AK membeli satu botol bensin dan menyerahkan ke anaknya KV untuk membakar mobil tersebut," katanya.

Diketahui, warga Sukabumi dihebohkan oleh terbakarnya sebuah mobil bernopol B-2983-SZH di Jalan Cidahu-Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (25/8). Setelah api padam, warga dan petugas dikagetkan oleh dua sosok mayat di dalam mobil tersebut.

Mayat pertama berada di kursi baris kedua, sementara mayat kedua ditemukan di baris ketiga, yang berdekatan dengan bagasi mobil tersebut. [adc]

Komentar

Embed Widget
x