Find and Follow Us

Jumat, 20 September 2019 | 16:55 WIB

Sejak Juli, 11.290 Pelanggar Terekam Kamera e-TLE

Oleh : Happy Karundeng | Jumat, 23 Agustus 2019 | 15:24 WIB
Sejak Juli, 11.290 Pelanggar Terekam Kamera e-TLE
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP M Nasir mengatakan sejak 10 kamera canggih electronic traffic law enforcement (e-TLE) dipasang di Ibu Kota pada 1 Juli 2019 lalu hingga 21 Agustus 2019 tercatat ada 11.290 pengendara melanggar.

Selama 52 hari penerapan itu, tercatat masih saja banyak pengendara bandel. Pelanggarannya pun masih beragam. Mulai dari tidak pakai sabuk pengaman dan memainkan telepon genggamnya saat berkendara. Pelanggaran terbanyak masih didominasi oleh pengendara yang tidak pakai sabuk pengaman.

"Pengendara tidak mengenakan sabuk pengaman 8.150, pengendara melanggar area ganjil-genap 2.436 dan pengendara menggunakan telepon genggam selama mengemudi 704. Total seluruh 11.290 selama 52 hari," katany, Jumat (23/8/2019).

Sejauh ini sudah 11.013 pengendara sudah mengkonfirmasi balik ke polisi atas pelanggaran yang mereka lakukan. Kemudian, tercatat ada 4.585 pengendara yang sudah membayar denda. Sementara itu, ada pula pengendara yang sudah menjalani sidang. Setidaknya ada 8.356 pengendara.

"Data ini merupakan akumulasi jumlah pelanggar sejak E-TLE mulai beroperasi, yakni 1 November 2018 sampai 21 Agustus 2019," ujarnya.

Pihaknya terus melakukan evaluasi atas hasil pelanggaran yang ada. Berdasar hasil evaluasi, jumlah pelanggar kian menurun. Sayangnya, dia mengaku belum bisa merinci. Sebab pendataan sejatinya belum rampung.

"Yang pasti kita melihat kesadaran berlalu lintas masyarakat tinggi. Jumlah pelanggar turun dua persen," tandasnya. [rok]

Komentar

Embed Widget
x