Find and Follow Us

Jumat, 20 September 2019 | 17:15 WIB

Polisi Bekuk Preman Pemeras Pedagang di Cengkareng

Oleh : Happy Karundeng | Senin, 5 Agustus 2019 | 21:57 WIB
Polisi Bekuk Preman Pemeras Pedagang di Cengkareng
(Foto: ist)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kapolsek Tanjung Duren Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Lambe P Birana mengatakan pihaknya menerima laporan adanya lima orang polisi gadungan yang meresahkan pedagang di kawasan Rusun Polri Kedaung Kali Angke, Cengkareng, Jakarta Barat. Para pelaku berinisial DS, D, SN, AL dan AW ini memeras pedagang secara bergantian.

Tiga dari lima tersangka pun berhasil diringkus Polsek Tanjung Duren Polres Metro Jakarta Barat setelah seorang korban berinama Lenny Ida (33) melaporkan pemerasan sebesar 10 juta rupiah.

Ia menjelaskan, modus tersangka yaitu mendatangi usaha milik miras korban dan mengaku sebagai petugas Korps Lidik Krimsus RI Investigasi.

"Pemerasan dilakukan dua tersangka DS dan SN, yang mendatangi dan mengancam di toko minuman yang menjual minuman beralkohol milik Lenny di Palmerah," katanya di Jakarta, Senin (5/8/2019).

Selain memeras Lenny, tersangka juga memeras toko serupa milik Saragih yang beralamat di depan pasar Inpres Grogol Petamburan Jakarta Barat. Para tersangka tersebut menunjukan 2 Buah lencana atau peneng yang bertuliskan Korps Lidik Krimsus RI Investigasi.

"Selanjutnya menanyakan surat ijin usaha perdagangan (SIUP) minuman beralkohol. Korban menjawab memiliki SIUP golongan A, Golongan B dan Golongan C sedang di proses. Tersangka mengancam dengan mengatakan akan mencabut surat ijin usaha perdagangan," terang dia.

Korban yang merasa takut apabila dilakukan pencabutan SIUP, kemudian para tersangka meminta kepada korban agar supaya tidak dicabut menyerahkan uang sebesar Rp. 10 juta. Dan disanggupi oleh korban sebesar Rp 6 juta.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren AKP Rensa menjelaskan, korban yang merasa diperas langsung melaporkan ke Polsek Tanjung Duren.

Atas informasi tersebut, anggota Buser dari Polsek Tanjung Duren Jakarta Barat langsung menuju lokasi yakni toko minuman milik Saragih.

"Sesampainya di lokasi, anggota langsung mengamankan dua orang tersangka berikut barang bukti seeprti lencana dan pistol mainan" jelas AKP Rensa.

Masih dikatakannya, hasil dari interogasi, tersangka mengakui telah melakukan pemerasan hari Minggu 21Juli 2019, sekira pukul 23.30 Wib.

Menurut pengakuan tersangka, uang hasil pemerasan sebesar 6 juta dibagi rata kepada empat orang yakni DS Rp 750 ribu, AL (DPO) Rp 750 ribu, D Rp 750 ribu, SN sebesar Rp. 1,250 juta dan kepada AW (DPO) sebesar Rp 2 juta.

Selanjutnya, anggota berhasil menangkap AW selaku penerima uang dari hasil kejahatan pemerasan dan ancaman.

"Tersangka AW ini disinyalir sebagai penadah hasil kejahatan. Kita tangkap bersama barang bukti uang sebesar Rp dua juta. Tersangka AW akan kita jerat pasal 480 KUHP, sedangkan tersangka lainnya kita jerat pasal Pasal 368 KUHP," tutup Rensa. [adc]

Komentar

Embed Widget
x