Find and Follow Us

Jumat, 23 Agustus 2019 | 22:38 WIB

Kata Anies Sirkuit Formula E Angkat Pariwisata DKI

Oleh : Raiy Muhammad | Selasa, 16 Juli 2019 | 18:17 WIB
Kata Anies Sirkuit Formula E Angkat Pariwisata DKI
(Foto: instagram)

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan membagikan momen pertemuannya bersama CEO FIA Formula E, Alejandro Agag untuk membahas soal rencana Jakarta menjadi tuan rumah lomba balap mobil ini lewat akun Instagram pribadinya, Senin (15/7/2019).

"Berdiri di sisi kiri adalah Alejandro Agag, CEO FIA Formula E, dan yang di sisi kanan Alberto Longo, Co-Founder dan CCO FIA Formula E. Kami berfoto bersama di lintasan balap Formula E di Brooklyn, New York, sesaat sebelum bendera start dikibarkan," tulis Anies dalam unggahannya.

Gubernur DKI tampak mengunggah beberapa foto yang memperlihatkan dirinya berdialog bersama Alejandro dan Alberto selama pertemuan tersebut.

Ia mengungkapkan, pembahasan tentang Jakarta cukup panjang. Bukan karena alot, tapi karena sama-sama bersemangat dan antusias akan hal ini.

"Bahkan, tak terasa waktu berjalan cepat: kita berdiskusi dan saling lempar ide hingga lebih dari tiga jam dan baru berhenti karena sudah ada aba-aba bahwa pertandingan akan dimulai. Kitapun lalu bergegas ke lintasan balap," jelasnya.

Anies menjelaskan pada 13 Juli, usai mencapai kesepakatan untuk menjadikan Jakarta sebagai salah satu kota host Formula E 2020, ia meninjau lintasan balap dan diakhiri dengan sesi foto bersama.

"Sepanjang menyusuri lintasan, mereka mengenalkan dengan tim peserta dan pembalapnya. Beberapa pembalap kenamaan ada disana. Saat kami menyapa, mereka semua sudah berjajar siap masuk ke mobil," ujarnya.

Ia menuturkan, Formula E adalah ajang balap mobil elektrik (E-Prix) pertama di dunia. Lomba ini digelar dengan tujuan memperkenalkan mobil listrik dan mengurangi emisi karbon melalui balapan yang serupa Formula 1, dilakukan di jalur jalanan dalam kota.

"InsyaAllah Jakarta akan menjadi tuan rumah untuk seri kejuaraan #FormulaE musim berikutnya, di tahun 2020. Ini akan menjadi Kejuaraan E-Prix pertama di Indonesia," ucapnya.

Dari kajian awal atas rencana ini, lanjutnya, E-Prix Jakarta berpotensi menghadirkan manfaat ekonomi di ibu kota senilai 78 juta Euro.

"Diperkirakan 35 ribu penonton baik internasional dan domestik akan menghasilkan transaksi ekonomi sekitar 1,6 juta Euro selama E-Prix berlangsung, baik di industri konsumsi, transportasi maupun akomodasi. Secara tidak langsung akan berdampak di sektor pariwisata kita juga ikut terangkat. Total nilai liputan media tentang Jakarta setara dengan 15 juta Euro," tuturnya.

Melalui perhelatan ini, ia mengharapkan DKI m akan menjadi sorotan dunia, liputan media asing menggaungkan nama Jakarta, Indonesia ke masyarakat dunia.

"Kita sejajar dengan kota-kota maju megapolitan lainnya. InsyaAllah, semua persiapan bisa berjalan lancar," tandasnya. [adc]

Komentar

x