Find and Follow Us

Rabu, 26 Juni 2019 | 23:41 WIB

Polisi Analisa Surat Labfor Bripka Matheus

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Jumat, 4 Januari 2019 | 20:59 WIB
Polisi Analisa Surat Labfor Bripka Matheus
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan penyidik akan melakukan gelar perkara terhadap kematian Bripka Matheus De Haan yang ditemukan di TPU Mutiara, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat.

Menurut dia, hari ini surat dari laboratorium forensik dan pihak rumah sakit sudah menyampaikan ke Polres Depok. Sehingga, penyidik akan menindaklanjuti surat dari itu dengan gelar perkara.

"Tentunya nanti setelah mendapatkan itu hasilnya nanti penyidik akan melakukan gelar perkara untuk melihat kasusnya seperti apa," kata Argo di Mapolda Metro, Jumat (4/1/2019).

Memang, kata Argo, penyidik dalam melakukan olah TKP ditemukan ada kamera CCTV di TKP yang merekam ada kendaraan korban melintas. Kemudian, barang-barang milik korban utuh tidak ada yang hilang.

"Senjata yang dipegang korban sudah keluar dari sarungnya dan tangan kanannya mengandung mesiu," ujarnya.

Selanjutnya, Argo mengatakan korban memakai sebo yang bolong dari kanan sampai ke kiri. Kemudian, sebo itu dicek ke laboratorium forensik ada mesiunya.

""Kemudian luka kepala korban adalah luka tembak tempel. Senjata menempel ada kemiringan ke atas di situ," jelas dia.

Oleh karena itu, Argo menambahkan pihaknya akan melakukan gelar perkara dan analisa surat dari laboratorium forensik untuk mengetahui dugaan kematian Bripka Matheus. Sebab, belum bisa disimpulkan kalau korban bunuh diri.

"Jadi nanti kita tunggu setelah keterangan ini nanti surat dari labfor dan dari rs akan diterima oleh penyidik Polres Depok untuk dianalisa. Nanti kita lakukan gelar perkara dulu di labfor," tandasnya.

Bripka Matheus ditemukan tewas di TPU Mutiara, Pancoranmas, Depok, Jawa Barat pada hari Senin (31/12/2018) sekira jam 18.30 Wib. Matheus merupakan anggota Polresta Depok yang saat ini di bawah kendali operasi (BKO) Satgas Antiteror Polda Metro Jaya. [ton]

Komentar

Embed Widget
x