Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 18 Desember 2018 | 17:55 WIB

Security Apartemen Ini Coba Perkosa WN Jepang

Oleh : Happy Karundeng | Kamis, 29 November 2018 | 21:57 WIB

Berita Terkait

Security Apartemen Ini Coba Perkosa WN Jepang
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan seorang Warga Negara Jepang berinisial A diduga mengalami tindakan percobaan pemerkosaan dari seorang sekuriti Apartemen Coral Sand, Kelurahan Menteng Atas, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan. Kejadian tak mengenakan itu terjadi saat korban tertidur pulas di apartemen miliknya.

"Jadi pada Kamis, 29 November 2018 sekira pukul 04.30 WIB, pelaku berinisial RH selaku satpam melakukan pengecekan atau patroli area dan pada saat berada di TKP melihat pintu unit apartemen milik korban terbuka," katanya kepada INILAHCOM, Kamis (29/11/2018).

Argo menjelaskan, saat itu pelaku langsung masuk ke dalam dan melihat korban tengah tertidur pulas dengan hanya menggunakan pakaian dalam. Selanjutnya, pelaku meraba-raba korban.

"Saat itu korban terbangun dan teriak, sehingga pelaku panik, kemudian pelaku di kunci di dalam kamar unit tersebut," ujarnya.

Selanjutnya, korban menghubungi pihak security apartemen, dan langsung diamankan pihak berwajib.

"Saat ini pelaku masih diperiksa ya," pungkasnya

Sebelumnya, Warga Negara Jepang, A (35) menjadi korban percobaan pemerkosaan di Apartemen Coral Sand, Setiabudi,JakartaSelatan, dinihari tadi. Pelaku RH (31) masuk ke kamar korban di lantai 20.

Teman A, Hervan Dewantara menceritakan saat kejadian korban tengah tertidur. Hervan mengetahui kejadian itu setelah AK menghubunginya pukul 05.00 WIB. Masih diselidiki gimana pelaku bisa masuk ke dalam kamar.

"Pelaku sekuriti di apartemen," katanya, Kamis (29/11/2018).

Menurut Hervan, korban sempat terbangun lalu berteriak sehingga pelaku panik. "Korban langsung keluar kamar dan menguncinya dari luar. Dia langsung minta tolong," ujar Hervan yang ditunjuk menjadi kuasa hukum korban.

Sekuriti yang mendapat laporan mengamankan pelaku ke pos keamanan. AK, kata Hervan, sudah satu tahun tinggal di apartemen itu. "Dia bekerja di perusahaan konsultan," tuturnya. [hpy]

Komentar

Embed Widget
x