Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 16 November 2018 | 08:55 WIB

Rohandi Bacok Polisi di Dalam Polsek Penjaringan

Oleh : Willi Nafie | Jumat, 9 November 2018 | 10:13 WIB

Berita Terkait

Rohandi Bacok Polisi di Dalam Polsek Penjaringan
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono - (Foto: Inilahcom)


INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan seorang pria nekat menyerang polisi di Polsek Metro Penjarigan, Jumat (9/11/2018) dini hari tadi. Kejadian itu terjadi sekira pukul 01.35 WIB. Pria itu diketahui bernama Rohandi.

Dalam aksinya seorang anggota kepolisian mengalami luka ringan di bagian tangan. Anggota polisi itu adalah Kepala SPK Polsek Metro Penjaringan AKP M.A.Irawan.

Argo menjelaskan, kejadian bermula sekitar pukul 01.35 WIB dimana pelaku datang ke lokasi dengan mengendarai sepeda motor seorang diri. Dia memarkirkan kendaraannya di luar dan masuk ke dalam Markas Polsek Metro Penjaringan.

"Kemudian pelaku turun dan disapa oleh petugas SPK, Brigadir Sihite yang kemudian pelaku langsung menyerang anggota polisi tersebut dengan menggunakan sebilah golok dan pisau babi," kata Argo, saat dikomfirmasi, Jumat (9/11/2018).

Anggota polisi yang mendapat serangan itu pun menghindar dan meminta bantuan angggota lain yang sedang berjaga di SPK. Pelaku terus mengejar dan menuju ke arah lobi SPK.

Di sana, Kepala SPK, AKP M.A.Irawan berupaya melawan pelaku. Mendapat perlawanan, pelaku terus menyerang dengan membabi buta sambil berteriak Allahu Akbar.

"Pelaku melempar pisau babi yang dipegang ditangan kirinya dan golok masih dipegang ditangan kanannya. Sambil menyerang petugas kepolisian dan korban terjatuh terkena sabetan golok pelaku dan mengenai tangannya menimbulkan luka ringan," ujarnya.

Tak berhenti sampai disitu, pelaku kembali mengejar anggota polisi lain yang ad di ruang Reserse Kriminal dan PPA. Anggota Reskrim yang melihat pelaku mengejarnya.

"Lalu pelaku berbalik dan menyerang anggota Reskrim yaitu Aipda Dedi Raharjo dan Aipda Giyarto. Dan pelaku memecahkan pintu kaca ruangan dengan golok yang dipegangnya dan menyerang," kata Argo.

Aipda Dedi dan Aipda Giyarto telah berupaya meredam aksi pelaku. Tapi, pelaku tetap nekat menyerang. Akhirnya, mereka pun memberikan tembakan peringatan. Namun, hal itu tak membuat pelaku gentar.

"Kemudian Aipda Giyarto melumpuhkan pelaku dengan menembak pangkal lengan pelaku sehingga golok yang dipegang pelaku terlempar dan pelaku dapat diamankan," tutupnya. [rok]

Komentar

Embed Widget
x