Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 17 Agustus 2018 | 21:56 WIB

Pengelola Kalibata City Bantah Halangi Petugas

Oleh : Happy Karundeng | Rabu, 8 Agustus 2018 | 23:09 WIB
Pengelola Kalibata City Bantah Halangi Petugas
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - General Manager Kalibata City Ishak Lopung membantah dugaan pihaknya menutup-nutupi dan menghalangi petugas yang hendak membongkar kasus prostitusi di tempatnya.

Ia menegaskan, selama ini manajemen selalu terbuka terhadap siapapun yang ingin memiliki niat baik memberantas adanya dugaan pelanggaran hukum, baik yang dilakukan oleh KPAI hingga kepolisian.

"Saya kira enggak ada ya info itu (pelarangan). Kami belum pernah ada info. Kalau dia mau, seharusnya dia ke badan pengelola, bukan langsung," kata Ishak, Rabu (8/8/2018).

Ia memang mengakui, di apartemen miliknya orang tidak bisa sembarangan masuk. Sebab, ada akses khusus berupa kartu yang hanya dimiliki oleh pengelola dan pemilik.

"Siapapun yang naik ke atas, mau naik ke lobi unit, harus pakai akses kartu. Enggak bisa naik ke lantai atas kalau enggak punya akses. Jadi bukan kita menghambat, tetapi yang saya tau kalau ada lembaga seperti KPAI, kami selalu welcome kok," ungkap Ishak.

Sebelumnya, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengaku tak kaget ada kasus dugaan prostitusi di kawasan Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan.

Komisioner KPAI bidang Traficking dan Eksploitasi, Aimaryati Solihah mengatakan, pihakna sering ditolak masuk kedalam apartemen. Padahal, mereka mau melakukan penelusuran.

Diberitakan sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Umum, Kombes Nico Afinta mengatakan pihaknya berhasil membongkar kasus prostitusi anak di bawah umur di Apartemen Kalibata, Jakarta Selatan.

Ia menyampaikan, praktik perdagangan anak di bawah umur itu terungkap berkat aktifnya masyarakat yang tinggal di sekitar Apartemen Kalibata yang memberikan informasi. Dalam pengungkapan ini, polisi mengamankan tiga tersangka mucikari. Masing-masing SBR, TM dan RMV. [ton]

Komentar

x