Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 17 Agustus 2018 | 21:53 WIB

Simulasi Penjemputan

Penjemputan Kontingen Atlet Asian Games Dibagi 2

Oleh : Happy Karundeng | Rabu, 4 Juli 2018 | 15:58 WIB
Penjemputan Kontingen Atlet Asian Games Dibagi 2
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf mengatakan, rombongan bus atlet yang nantinya dikawal oleh patwal maksimal ada lima bus. Namun jika ada permintaan bus hingga 10 bus dalam satu kali perjalanan, maka ada dua patwal yang mengawal.

"Rangkaiannya ada dua etape, pertama rangkaian maksimal lima bus, kemudian kedua maksimal tiga bus. Kalau nanti masing-masing kontingen butuh 10 bus, nanti kita siapkan, jadi ada dua pengawalan untuk kejar waktu," katanya saat menggelar Simulasi Penjemputan Atliet di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (4/7/2018).

Ia menjelaskan, untuk sementara pertimbangan kepolisian, maksimal hanya lima bus yang dapat dikawal karena untuk mengejar waktu, jika bus semakin banyak maka akan semakin lambat.

"Jika lebih dari lima bus, kami juga mempertimbangkan faktor keselamatan atlet," ujarnya.

Ia menjelaskan, nantinya para atlet akan turun di Bandara Soekarno Hatta, melalui Terminal 2 dan Terminal 3 Ultimate. Selain itu, juga sudah disediakan tempat parkir bus khusus sehingga ketika para atlet tiba, bus langsung turun.

"Dari hasil simulasi ini, diketahui kecepatan atau jarak tempuh dari bandara ke Wisma Atlet itu berapa menit. Jika target maksimalnya 30 menit, semaksimal mungkin berusaha untuk sampai dalam jarak waktu tempuh 30 menit. Kalau bisa kurang dari 30 menit sudah bagus," kata Yusuf.

Dari hasil simulasi ini juga akan dievaluasi semua kendalanya. Apa saja yang harus diperbaiki, baik itu awal berangkat, selama perjalanan, sampai nantinya tiba ke tempat tujuan. Jika tidak sampai 30 menit, akan dilihat apakah kendala ada di jalan, kendaraan, atau arus lalu lintasnya.

"Kemudian, nanti selama rangkaian bus lewat, kami akan berkoordinasi dengan petugas pengawalan yang berjada di GTO (gerbang tol otomatis) itu. Jadi seluruh kendaraan yang mau masuk tol sementara ditutup selama rangkaian bus lewat, nanti setelah rangkaian ini lewat baru dibuka lagi," paparnya.

Untuk penjemputan kepolisian sudah mendapat jadwal bertanding, sehingga kepolisian stand by dari pagi hingga malam.

"Jadwal nanti kita tentukan, sesuaikan, jadi sebelum mereka (atlet) datang, mobil sudah kita siapkan dulu," jelas Yusuf.[jat]

Komentar

Embed Widget

x