Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 20 Oktober 2018 | 13:25 WIB

PSI Kritik Soal Penunjukan Dewan Penasehat Ancol

Oleh : Ajat M Fajar | Rabu, 16 Mei 2018 | 18:55 WIB

Berita Terkait

PSI Kritik Soal Penunjukan Dewan Penasehat Ancol
Wakil Ketua PSI DKI Jakarta, Rian Ernest - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DKI Jakarta mengkritik keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengangkat sejumlah pendukung politiknya sebagai pengawas dan pengurus di Badan Usaha Milik Daerah Pemprov DKI.

Sebelumnya Anies menganggkat Rene Suhardono dan Geisz Chalifah sebagai Penasehat Direksi PT Pembangunan Jaya Ancol.

"PSI DKI Jakarta mempertanyakan apakah rekam jejak seperti ini sudah mampu untuk memegang fungsi pengawasan dan pemberian nasehat kepada Direksi PT Pembangunan Jaya Ancol? Apakah Anies Baswedan dan Sandiaga Uno sudah mempertimbangkan dengan seksama sebelum mengarahkan mereka kepada panitia seleksi," ujar Wakil Ketua PSI DKI Jakarta, Rian Ernest dalam keterangan persnya, Rabu (16/5/2018).

Dia mengatakan, PSI DKI Jakarta berpandangan, kedua pendukung politik terbuka Anies Baswedan pada saat kampanye pilkada 2017 ini sepertinya masih jauh dari kaliber untuk mengawasi perusahaan sekelas Jaya Ancol dengan 781 karyawan dengan aset sebesar 3,77 T (sesuai laporan keuangan Ancol per 2016).

Ernest menilai penunjukkan individu untuk memegang posisi tanpa kemampuan yang teruji, akan menjadi preseden yang buruk bagi Pemprov DKI Jakarta.

Apalagi di rezim Anies Baswedan-Sandiaga Uno, dilakukan perubahan terhadap Pergub Tata Cara Pengangkatan dan Pemberhentian Direksi BUMD dan Perusahaan Patungan.
Sehingga Anies Baswedan dapat menunjuk langsung calon perseorangan menjadi direksi. Penggunaan istilah good governance yang sering diucapkan beliau tentu bukan menjadi jaminan.

"PSI DKI Jakarta berharap agar praktek meritokratik dan transparan di DKI Jakarta yang sudah ditanamkan di masa Joko Widodo dan Basuki Tjahaya Purnama, dapat terus dipraktekkan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih," katanya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh oleh PSI, Rene Suhardono seperti mengutip dari keterangan Anies Baswedan, bahwa alasan Anies merekrut Rene adalah karena Rene menulis buku dengan cara berbeda, yang mana dapat membawa terobosan di dalam Jaya Ancol.

Rene juga disampaikan punya jaringan luas dengan dunia internasional. Di akun media sosial linkedin beliau, beliau jabarkan dirinya sebagai penulis, pembicara publik, Life Coach, pengusaha sosial & Start-up Evangelist.

Selain itu, pengangkatan Geisz Chalifah, dikutip dari kompas.com, beliau memiliki catatan sebagai pemilik Khatulistiwa Press, Ketua Umum Yayasan Rahmatan Lil Alamin dan wiraswasta.[jat]

Komentar

Embed Widget
x