Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 17 Agustus 2018 | 21:52 WIB

PPP Dukung TransJ Listrik untuk Asian Games 2018

Oleh : - | Sabtu, 5 Mei 2018 | 21:54 WIB
PPP Dukung TransJ Listrik untuk Asian Games 2018
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Fraksi PPP DPRD DKI mendukung PT TransJakarta yang ingin uji coba bus listrik di Jakarta sebelum pelaksanaan Asian Games 2018.

Wakil Ketua Fraksi PPP DPRD DKI, Rendhika D Harsono mengatakan uji coba bus listrik merupakan bagian dari percepatan jelang perhelatan Asian Games 2018.

Selain itu, keberadaan bus listrik mempertegas keinginan menjadikan Jakarta sebagai kota metropolitan yang lebih ramah lingkungan.

"Terobosan seperti ini yang diperlukan masyarakat Jakarta sehingga terciptanya kota metropolitan yang lebih ramah lingkungan. Fraksi PPP DPRD DKI mendukung kehadiran bus listrik," kata Rendhika, Sabtu (5/5/2018).

Menurut dia, kehadiran bus listrik ini juga sebagai bukti komitmen Gubernur DKI Anies Baswedan menjadikan Jakarta lebih baik.

"Ini merupakan komitmen bersama untuk mengurangi polusi di Jakarta. Kita ingin Jakarta lebih baik," ujarnya.

Namun, Rendhika tetap mengingatkan kesiapan dioperasikannya bus listrik ini harus dipastikan secara matang jangan sampai tergesa-gesa karena jelang Asian Games 2018.

"Jangan nanti kemudian hari ada masalah. Pastikan semuanya siap, termasuk kesiapan infrastruktur dan turunannya," jelas Anggota Komisi B DPRD DKI ini.

Di samping itu, Rendhika mengatakan perlu dilakukan sosialisasi juga kepada masyarakat secara masif terkait biaya dan trayeknya.

"Masyarakat harus tahu berapa tarifnya, trayeknya kemana saja," katanya.

Untuk diketahui, Direktur Utama PT TransJakarta Budi Kaliwono mengatakan pihaknya sudah ditawari oleh sejumlah vendor untuk konsep bus listrik.

Sejak dulu, kata Budi, PT TransJakarta memang berupaya memberikan transportasi yang ramah lingkungan seperti bus listrik.

Untuk mewujudkan bus listrik, lanjut dia, ada beberapa hal yang harus disiapkan terlebih dahulu.

"Yang lagi kami pikirkan, bus ini jalannya di koridor atau non koridor. Kalau non koridor, di mana yang akan memudahkan operasional, karena perlu juga jalannya diukur," jelasnya.[ris]

Komentar

Embed Widget

x