Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 Juli 2018 | 08:02 WIB
 

Otak Perampok SS, Dikirim ke Kamar Jenazah

Oleh : Happy Karundeng | Kamis, 26 April 2018 | 18:51 WIB
Otak Perampok SS, Dikirim ke Kamar Jenazah
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan pihaknya berhasil mengamankan LI (27), SN (23) dan AP (22) pelaku perampokan terhadap perempuan SS (20).

"Kami berhasil menangkap tiga tersangka pelaku perampokan dan percobaan pemerkosaan terhadap korban SS. Mereka adalah LI, SN dan AP. LI adalah sopir taksi online yang ditumpangi SS saat peristiwa terjadi," katanya di RS Polri Kramat Jati, Kamis (26/4/2018).

Ia menjelaskan otak pelaku perampokan sopir taksi online LI harus dilumpuhkan dengan tiga timah panas karena mencoba melawan aparat saat diamankan. LI akhirnya meninggal dunia.

"Petugas sesuai KUHAP pasal 49 dapat mengambil tindakan tegas bila nyawanya terancam," jelasnya.

Ia menjelaskan, kelompok ini juga ternyata berniat memerkosa korban SS (20) tapi korban sedang datang bulan. Ia menambahkan, setiap pelaku kejahatan di Jakarta Barat setelah dilakukan tes urine dan terbukti positif menggunakan narkotika.

"Pelaku kejahatan di Jakarta Barat nekat melakukan aksi, karena mereka mengkonsumsi narkoba," jelasnya.

Hengki menghimbau bagi pengguna taksi online, harus memeriksa kecocokan taksi online sesuai orderan, misalnya nama supir dan nomor polisi mobil.

"Seperti kejadian perampokan taksi online ini, supir LI membawa taksi online jenis Karimun milik ayah tirinya. Jadi nama supir tidak sesuai dengan orderan," terangnya.

Saat pengembangan tim Jatanras melakukan penggerebekan di gudang kardus Jalan Vika Mas Tengah, Penjaringan, Jakarta Utara, karena SN dan AP melawan petugas saat hendak ditangkap ditembak bagian kakinya.

Barang bukti yang disita satu senjata api rakitan, satu handphone, satu ATM, satu gelang dan satu kalung.

Diberitakan sebelumnya, seorang perempuan, SS (24) menjadi korban penyekapan saat naik taksi online dari Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat, Selasa (24/4/2018). Korban hendak menuju Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, kejadian bermula saat SS memesan taksi online dari Tempat Kejadian Perkara (TKP). Saat sudah berada di dalam taksi online, tiba-tiba muncul dua orang berniat jahat dari kursi bagian belakang.

"Korban langsung disekap dua orang tak dikenal dengan jaket. Lalu, kaki korban diikat," kata Argo.[jat]

Komentar

Embed Widget

x