Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 Juli 2018 | 10:01 WIB
 

Catut Nama Kapolri, 3 Penipu Online Dibekuk

Oleh : Happy Karundeng | Selasa, 13 Maret 2018 | 13:59 WIB
Catut Nama Kapolri, 3 Penipu Online Dibekuk
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Jerry Siagian mengatakan pihaknya dan Timsus Polda Sulsel berhasil mengungkap kasus penipuan dengan mencatut nama Kapolri Jenderal Tito Karnavian melalui media elektronik.

Ia menjelaskan awalnya tim gabungan mengamankan seorang pelaku bernama Tajudin (24) di rumahnya di Desa Lautang Kec. Belawa Kab. Wajo, Sulawesi Selatan.

"Dalam kontetnya pelaku mencantumkan atau menggunakan Nama Pejabat Negara Republik Indonesia. Salah satunya Kapolri untuk meyakinkan para korban," katanya di Jakarta, Selasa (13/3/2018).

Ia menjelaskan, pelaku membuat puluhan blogspot yang berisi konten yang menjanjikan hadiah bagi yang mempunyai pin. Kemudian, untuk meyakinkan Korban, pelaku mencantumkan nama serta foto Kapolri.

Pelaku dengan memanfaatkan Aplikasi Friend Search For WhatsApp mencari nomor-nomor secara acak yang memakai aplikasi WA. Selanjutnya, mengirimkan pesan seolah penerima pesan mendapat hadiah.

"Dalam melaksanakan aksinya, pelaku dibantu oleh seorang bernama Imran dan masih dalam pengejaran kami," bebernya

Dari tangan pelaku, pihaknya menyita uang tunai 5 juta, 5 Laptop dengan berbagai merk, 8 modem, 31 Handphone berbagai merk, 10 simcard diluar HP, 4 Kartu Atm BRI dan 1 buah Dompet.

Setelah menangkap Tajudin, pihaknya mengembangkan kasus tersebut dan mendapatkan informasi terkait kelompok lain yang diduga melakukan tindak pidana dengan modus serupa di dekat TKP pertama.

"Kami dapatkan satu oramg bernama Asriyadi (30) Desa Lautang Kec. Belawa Kab. Wajo, Sulawesi Selatan. Dia berperan sebagai pembuat iklan palsu menawarkan barang namun fiktif di wall facebook, kemudian meyakinkan para korban melalui chatting dengan aplikasi WA," ungkapnya.

Selain Asriyadi, polisi juga menangkap Mabrur (21) Desa Lautang Kec. Belawa Kabm Wajo, Sulawesi Selatan. Dia bertugas mengambil uang di ATM hasil transferan dari para korban yang tertipu.

"Otak dalam kegiatan tersebut adalah Ulla yang masih dalam pengejaran kami juga. Jadi ada dua orang yang kami buru saat ini," tandasnya. [rok]

Tags

Komentar

Embed Widget

x