Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 21 Agustus 2018 | 15:03 WIB

4 Kali Ancam AS Untuk Ngeseks, Firman Dibekuk

Oleh : Happy Karundeng | Rabu, 24 Januari 2018 | 13:02 WIB

Berita Terkait

4 Kali Ancam AS Untuk Ngeseks, Firman Dibekuk
Kapolres Tangerang Selatan AKBP Fadli Widiyanto - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kapolres Tangerang Selatan AKBP Fadli Widiyanto mengatakan pihaknya berhasil menangkap Firman Saputra (20) karena tindakannya memaksa AS (21) untuk bersetubuh dengannya sebanyak empat kali.

Ia menjelaskan, kejadian ini bermula pada awal November 2017. Firman dan AS memang sempat melakukan hubungan intim mau sama mau di sebuah hotel di kawasan Pondok Aren, Tangsel.

"Berawal pada bulan November 2017 korban dengan pelaku telah berteman dekat kemudian pelaku dengan korban melakukan hubungan selayaknya suami istri," katanya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (24/1/2018).

Ia menjelaskan, saat itu Firman sempat merekam aksi mereka tanpa sepengetahuan AS. Setelah itu, Firman kembali mengajak AS bertemu untuk melakukan hubungan seks. Tapi, AS menolak.

"Kemudian pada akhir bulan November 2017 korban diajak kembali berhubungan layaknya suami istri dengan pelaku, disertai dengan ancaman apabila korban tidak mau bersetubuh dengan pelaku mengancam akan menyebarkan video porno antara korban dengan pelaku hingga akhirnya korban mau bersetubuh dengan pelaku," jelasnya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tangsel, AKP Ahmad Alexander menambahkan pada awal bulan Januari 2018 korban kembali diancam untuk berhubungan intim. Korban pun kembali menyanggupinya.

"Akan tetapi didapati bahwa pada hari Jumat tanggal 19 Januari 2018 pelaku memposting video porno antara korban dengan pelaku melalui media sosial instagram milik pelaku," ucapnya.

Setelah itu, pada hari sabtu tanggal 20 Januari 2018 sekitar jam 19.30 WIB korban dihubungi kembali oleh pelaku. Namun, pelaku mengaku tak akan meminta berhubungan seks lagi melainkan berjanji untuk memberikan memori rekaman video porno mereka dan memberikan akun instagram pelaku kepada korban.

Lantas sekitar pukul 20.30 WIB, korban bertemu dengan pelaku. Setelah bertemu dengan pelaku korban langsung diajak pelaku dengan menggunakan motor pelaku ke lokasi mereka dua kali berhubungan seks. Sesampainya di sana, pelaku ternyata kembali menyewa kamar.

Sempat menaruh curiga, namun korban tetap menuruti pelaku lantaran korban ingin segera menghapus video hubungan seks mereka di telepon genggam pelaku. Tapi, ternyata pelaku tak menetapi janjinya. Ia malah menyetubuhi AS lagi sambil menyiksa korban dengan tangan terikat.

"Korban disetubuhi sebanyak dua kali oleh pelaku dengan disertai kekerasan seperti menjambak rambut dan sempat pelaku meninggalkan korban untuk mencari makan di luar kamar," kata Alex.

Setelah melakukan persetubuhan yang tetakhir, pelaku tertidur dan kemudian korban memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memakai telepon genggam pelaku dan berkomunikasi kepada temannya bahwa korban berada di hotel di kawasan Pondok Aren. Kemudian teman korban menyampaikan kepada orang tua korban dan melapor ke polisi untuk menyelamatkan korban.

"Polres Tangerang Selatan dan unit Reskrim Polsek Pondok Aren berhasil menyelamatkan korban dan mengamankan pelaku," ujarnya lagi.

Akibat perbuatannya, kini pelaku pun harus mendekam dibalik jeruji besi. Dia dikenakan Pasal 45 ayat 1 UU No.13 tahun 2016 dan atau Pasal 289 KUHPidana dan atau Pasal 285 KUHPidana dan atau Pasal 333 KUHPidana dengan ancaman hukuman sampai dengan 15 Tahun Penjara atas perbuatannya itu. [rok]

Tags

Komentar

Embed Widget

x