Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 22 Februari 2018 | 09:49 WIB
 

Video Konsumen Ribut, Pengembang Rugi Rp 100 M

Oleh : Happy Karundeng | Kamis, 18 Januari 2018 | 16:40 WIB
Video Konsumen Ribut, Pengembang Rugi Rp 100 M
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan video keributan antara konsumen dengan pengembang reklamasi teluk Jakarta yang disebarkan pria berinisial W, mengakibatkan sejumlah orang menarik kembali uang mereka.

"Dengan adanya video itu ada yang menarik uang," katanya di Mapolda Metro Jaya, Kamis (18/1/2018).

Bahkan, akibat hal yang dilakukan oleh W, kerugian yang timbul tidaklah sedikit. Video itu sendiri didapat W dari grup aplikasi WhatsApp yang kemudian diupload ke YouTube.

Hingga kini, polisi masih memburu perekam video itu. Polisi mengaku sudah mengantongi identitas perekam. "Kerugiannya lebih dari 100 miliar," bebernya.

Diberitakan sebelumnya, seorang pria dengan insial W ditahan Polda Metro Jaya karena diduga jadi pihak yang menyebarkan video keributan antara konsumen dengan pengembang reklamasi teluk Jakarta. Dia diduga melakukan pencemaran nama baik atas laporan pengembang pulau reklamasi Teluk Jakarta.

W diduga jadi orang yang menyebarkan video itu ke media sosial. Laporan dibuat kuasa hukum pengembang, Lenny pada tanggal 11 Desember 2017 lalu.

"W yang merekam video. Sudah kami tahan," kata Argo, Rabu (17/1/2018).

Untuk diketahui, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya memanggil Felicita Santoso sebagai saksi kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap pengembang properti Golf Island, PT Kapuk Naga Indah (KNI), di Pulau Reklamasi C dan D, Teluk Jakarta. Yang bersangkutan pun memenuhi panggilan itu hari ini, Rabu 17 Januari 2018.

"Saya dipanggil, tapi saat datang, dikatakan pemeriksaan ditunda hingga Senin 22 Januari 2017, karena penyidiknya berhalangan," kata Felicita di Mapolda Metro.

Dalam kesempatan itu, Felicita mengaku tak tahu menahu kenapa dirinya dipanggil. Kata dia, dalam surat pemanggilan yang ia terima ada nama Ibu Lenny sebagai pihak pelapor. Felicita mengaku tak tahu siapa pelapor tersebut. [ind]

Komentar

 
Embed Widget

x