Find and Follow Us

Minggu, 19 Januari 2020 | 00:38 WIB

Ahok Harapkan Devisa dari Kegiatan Keagamaan

Oleh : Wahyu Praditya Purnomo | Minggu, 22 September 2013 | 14:00 WIB
Ahok Harapkan Devisa dari Kegiatan Keagamaan
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama - (Foto : inilah.com)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Kunjungan turis mancanegara ke Ibu Kota Jakarta mempengaruhi pendapatan devisa bagi DKI Jakarta. Untuk menambah pendapatan devisa, Pemprov DKI terus menggenjot sektor pariwisata, termasuk memasukan kegiatan agama dalam kelender Dinas Pariwisata DKI Jakarta.

"Kami harapkan dari organisasi budaya, acara keagamaan bisa jadi kalender tetap agar Dinas Pariwisata bisa menghasilkan," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Cibubur, Minggu (22/9/2013).

Menurut Ahok, demikian ia biasa disapa, mendatangkan devisa melalui kegiatan keagamaan mungkin sekali terjadi jika pemerintah dapat memanfaatkan setiap acara keagamaan yang unik sebagai komoditi pariwisata.

"Jadi kan bisnis wisata itu konsepnya sederhana, menahan orang selama mungkin tinggal di Jakarta. Kalau banyak kegiatan seperti ini, mungkin mereka bisa ikutan datang secara rutin ke sini, bisa 3-4 hari di Jakarta," tuturnya.

Dia pun mencontohkan, seperti halnya pawai Ogoh-ogoh Belgajur, yang merupakan kegiatan wisata. "Apalagi lokasinya ini turis bisa menikmati, itu yang kita harapkan," jelasnya.[yeh]

Komentar

Embed Widget
x