Find and Follow Us

Kamis, 12 Desember 2019 | 22:47 WIB

Kios Digembok, Pedagang Pasar Atom Resah

Oleh : Wahyu Praditya Purnomo | Rabu, 18 September 2013 | 01:31 WIB
Kios Digembok, Pedagang Pasar Atom Resah
Pasar Baru Atom - (Foto : istimewa)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Pedagang Pasar Baru Atom, Jakarta, resah. Pasalnya kios mereka digembok oleh PD Pasar Jaya.
Pedagang menduga, penggembokan kios dilakukan atas perintah PT Duta Kirana Sejahtera, sebagai pihak ketiga pengerjaan renovasi Pasar Atom, Jakarta Pusat.
Menurut pengakuan pedagang, mereka dipaksa membayar kios yang mereka tempati dengan harga tinggi. Untuk kios ukuran 12 meter dibandrol hampir Rp450 juta per unit. Padahal, saat akan dilakukan renovasi, pedagang hanya diminta menandatangi kesedian untuk di renovasi.
"Kami merasa dibohongi, saat akan melakukan renovasi kami tidak diajak berunding soal harga. Kami hanya diminta menandatangani surat pernyaatan bersedia di renovasi saja," keluh seorang pedagang Pasar Atom, saat mendatangi kantor PD Pasar Jaya, Selasa (17/9/2013).

Setelah direnovasi, tutur pedagang, mereka dipaksa mencicil kios seharga Rp50 juta/ per meter, dalam tempo 3 tahun dengan bunga sebesar 20 persen. "Ini sama saja mencekik leher kami. Kami bersedia membayar, tapi dengan syarat tidak ada beban bunga," ungkap pedagang.

Sementara itu, menanggapi pernyataan pedagang Pasar Baru Atom, Manejer PD Pasar Jaya, Mahadi Sitepu mengatakan, pihaknya terpaksa menggembok kios para pedagang, lantaran para pedagang tidak memenuhi kewajibannya dalam membayar uang cicilan.

"Kami sudah cukup sabar, pedagang sudah kamu berikan waktu untuk mencicil harga kios tersebut. Namun tidak digubris, makanya kami gembok kios mereka (pedagang)," ujar Mahadi.

Dari informasi yang didapat menyebutkan, kisruh pedagang Pasar Baru Atom ini berawal dari keinginan PD Pasar Jaya untuk melakukan renovasi pasar tersebut. Pelaksanaan renovasi akan dilakukan oleh PT Duta Kirana Sejahtera (DKS). Disebut-sebut, PT DKS sendiri dibekingi oleh mantan wakil gubernur DKI.

Komentar

x