Find and Follow Us

Jumat, 18 Oktober 2019 | 02:18 WIB

Tepat, Aliran Listrik Ke ITC Mangga Dua Distop

Oleh : Wahyu Praditya Purnomo | Kamis, 12 September 2013 | 03:25 WIB
Tepat, Aliran Listrik Ke ITC Mangga Dua Distop
ist
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Langkah pengelola ITC Mangga Dua, yang sengaja memutus aliran listrik kepada pedagang yang menunggak pembayaran listrik, dinilai sebuah langkah tepat. Hal itu dilakukan agar menimbulkan efek jera, sehingga pedagang yang menunggak pembayaran listrik dapat berlaku tertib kedepannya.

Direktur Eksekutif Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3I), Tom Pasaribu mengatakan, sanksi pemutusan listrik yang dilakukan pengelola sudah sepatutnya dilakukan. Apalagi pedagang telah menunggak kewajiban hingga berbulan-bulan lamanya.

"Pedagang yang berada di bawah PD Pasar Jaya saja juga membayar biaya operasional seperti kebersihan, listrik dan lain-lain, masak pedagang ITC Mangga Dua yang tergolong mampu dan kaya menolak," kata Tom Rabu (11/9/2013).

Hal senada juga diungkapkan anggota Komisi A (Hukum dan Pemerintahan) DPRD DKI, William Yani. Menurut William, tindakan pengelola ITC Mangga Dua memutus aliran listrik dan air ke sejumlah kios pedagang yang menunggak pembayaran hingga berbulan-bulan sudah tepat.

"Harusnya pedagang melihat aturan yang ditandatangani saat membeli kios. Acuan itu menjadi dasar kewajiban dan hak, termasuk di dalamnya soal pembayaran listrik, air, dan service charge," ungkapnya.

Dirinya juga menilai, tindakan beberapa orang pedagang yang menunggak dengan membentuk Koperasi Pedagang Pasar Mangga Dua (Koppas Madu) sebagai pengelola tandingan tak bisa dibenarkan. Apalagi mengutip iuran listrik, air, dan service charge di luar ketentuan hukum yang berlaku.

"Yang dilakukan segelintir pedagang ITC membentuk Koppas Madu itu tidak lazim. Apalagi sampai mengutip pembayaran iuran. Saya belum pernah dengar dan tidak ada aturan yang memperbolehkan pedagang secara berkelompok kecil mengelola biaya service charge sendiri," jelas William.

Lebih lanjut politisi asal PDIP itu mengungkapkan, permasalah pedagang ITC Mangga Dua adalah masalah internal. Jadi menurutnya, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) tidak perlu turun tangan menyelesaikan permasalahan tersebut.

"Masih banyak masalah besar di Jakarta yang menjadi prioritas utama untuk diselesaikan oleh Pak Gubernur. Tunjuk saja instansi terkait, karena ini persoalan yang menyangkut swasta, tidak ada kaitannya juga dengan pemerintah daerah," ungkapnya. [mes]

Komentar

Embed Widget
x