Find and Follow Us

Rabu, 20 November 2019 | 04:26 WIB

Operasi Ketupat, 22 Meninggal dalam Kecelakaan

Oleh : Wahyu Praditya Purnomo | Minggu, 18 Agustus 2013 | 17:42 WIB
Operasi Ketupat, 22 Meninggal dalam Kecelakaan
Kasudit Pembinaan dan Penegakan Hukum (BinGakum) Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Hindarsono - (foto: istimewa)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Polda Metro Jaya menyatakan sebanyak 22 orang tewas dalam kecelakaan lalu lintas selama Operasi Ketupat Jaya 2013 yang berakhir pada Jumat (16/8/2013).

Jumlah korban tewas tersebut berasal dari total 270 korban kecelakaan pada 166 kejadian. Dimana 67 orang lainnya mengalami luka berat dan 181 orang luka ringan. Sementara jumlah kerugian materi Rp 821.450.000.

Meski demikian, jumlah korban tewas tahun 2013 tersebut mengalami penurunan dari tahun 2012 yang mendapatkan 28 orang tewas. Hal itu ditegaskan Kasudit Pembinaan dan Penegakan Hukum (BinGakum) Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Hindarsono.

Hindarsono mengatakan, dari data terakhir yang diterimanya khusus wilayah Hukum Polda Metro Jaya ada penurunan yang cukup signifikan. Untuk jumlah kecelakaan mengalami penurunan hingga 27% dan jumlah korban turun 17%-21%.

"Kalau korban tewas hanya 22 orang sementara tahun lalu mencapai 28 orang, penurunan juga dialami oleh tingkat kecelakaan serta kerugian material," kata di Polda Metro Jaya, Minggu (18/8/2013).

Hindarsono melanjutkan, pada tahun 2012 ada sekitar 227 insiden dengan jumlah korban 326 orang yang terdiri dari meninggal dunia, 28 orang, luka berat 80 orang serta luka ringan 218 orang dengan kerugian materi mencapai Rp909.870.000.

Selain itu, pihaknya juga melakukan penegakan hukum terhadap pelanggar lalu lintas. Selama Operasi Ketupat kemarin, ada sekitar11.217 penindakan dan sekitar 10.675 pengendara mendapat teguran. "Kalau jumlah paling banyak melanggar adalah sepeda motor sebanyak 7.533 dan kendaraan roda empat ada 3.684," tegasnya.

Kebanyakan jenis pelanggarannya mulai dari tidak menggunakan helm, lawan arah serta melakukan pelanggaran rambu dan menerobos lampu merah.

Dia berharap, berkurangnya jumlah kecelakaan pada tahun ini juga berimbas dengan peningkatan kesadaran berlalu lintas masyarakat dalam berkendara. [mvi]

Komentar

Embed Widget
x