Find and Follow Us

Kamis, 12 Desember 2019 | 18:33 WIB

Warga Rusun Pulogebang Tidak Perlu Takut

Senin, 17 Juni 2013 | 00:45 WIB
Warga Rusun Pulogebang Tidak Perlu Takut
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama - (Foto: inilah.com)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama meminta kepada penghuni rumah susun (Rusun) Pulogebang untuk tidak takut memberikan keterangan terkait kasus penganiayaan yang menimpa salah satu penghuni, pasca berbicara terkait praktek jual beli Rusun yang diduga dilakukan oknum pengelola Rusun tersebut.

Pria yang akrab disapa Ahok itu menegaskan, tak perlu takut dengan ancaman dari oknum-oknum tertentu yang mengatakan bagi penghuni yang berani berbicara terkait kasus itu, akan diusir dari Rusun Pulogebang.

"Tidak bakal, saya tegaskanm tidak mungkin itu. Jadi warga jangan takut, bicara saja secara jujur dan apa adanya. Saya jamin tidak akan ada pengusiran dari Rusun," tegasnya, Minggu (16/6/2013).

Ahok melanjutkan, justru jika warga tidak berani berbicara jujur, maka oknum-oknum itu semakin berani. Hanya jika warga berbicara apa adanya, maka masalah ini bisa segera diselesaikan. Terkait masalah hukum atas kasus itu, Ahok menyerahkan kepada pihak kepolisian.

"Kalau gak berani ngaku kan repot juga, gimana mau diselesaikan, tapi kita jamin gak ada yang berani macam-macam. Untuk masalah hukum, dia (korban) kan sudah melapor ke polisi, ya kita serahkan saja prosesnya ke polisi," jelasnya.

Sebelumnya, Rinaldi, salah satu penghuni Rusun melapor ke Polres Jakarta Timur, dan mengatakan telah dianiaya oleh sekelompok orang, yang diduga oknum pengelola Rusun Pulogebang. Hal itu terjadi setelah Rinaldi berbicara terkait praktek jual beli Rusun tersebut. Selain melakukan pemukulan, sekelompok orang itu juga mengancam akan mengusir warga jika ada yang berani memberikan keterangan terkait kasus itu.[bay]

Komentar

x