Find and Follow Us

Jumat, 13 Desember 2019 | 10:27 WIB

Ini Cerita Petugas Parkir PRJ Pro Rakyat Di Monas

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Senin, 17 Juni 2013 | 01:01 WIB
Ini Cerita Petugas Parkir PRJ Pro Rakyat Di Monas
(Foto : inilah.com)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Malam ini, Pekan Produk Kreatif Daerah (PPKD) Provinsi Jakarta akan ditutup setelah berlangsung sejak tanggal 14 Juni 2013 di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.

Petugas parkir motor Sanyipto (56), mengaku berjaga di event itu lantaran diminta bantuan, yang nanti hasilnya disetorkan kepada kordinator lapangan (korlap), namun Ia tidak menyebut secara detail Korlap yang dimaksud.

"Iya kita setor nanti ke korlapnya, saya baru hari ini jaga parkir disini. Belum tau ada berapa ini penghasilan sementara, karena belum dihitung dan baru tugas sore," kata Sanyipto kepada INILAH.COM, Monas, Jakarta, Minggu (16/6/2013).

Dikatakan oleh Sanyipto, setiap pengunjung sepeda motor dikenakan tarif parkir tidak terlalu sampai puluhan ribu hanya ditarik sebesar Rp2 ribu saja per sepeda motor. "Tapi nanti kita setor dulu ke korlapnya," ucap dia.

Sementara Santoso (46) petugas parkir kendaraan roda empat menuturkan, untuk tarif parkir tidak dipatok biaya karena setiap pengunjung roda empat sudah membayar biaya parkir di pintu masuk.

"Jadi kita sifatnya bantu aja dari jam 09.00 Wib sampai pukul 21.00 Wib, itu kalau mobil cuma sukarela tidak kita patok karena kan mereka sudah bayar parkir resmi. Kalau ngasih kita ambil, tidak ngasih kita tidak paksa," pungkas Santoso.

Menurut Santoso, hasil yang didapat dari parkir pengunjung nantinya akan disetorkan kepada kordinator lapangannya dan dari pihak korlap yang akan memberikan upah berapa kepada para penjaga parkir di Monas tersebut.

"Iya nanti korlapnya yang ngasih kita berapanya, kalau malam Minggu saya dapat Rp 70 ribu, sekarang Rp 40 ribu. Saya cuma bantu parkir kendaraan saja tidak minta duit," tukasnya lagi.[man]

Komentar

x