Find and Follow Us

Jumat, 24 Januari 2020 | 12:58 WIB

3.097 Warga Jakarta Jadi Korban Banjir

Oleh : Bayu Hermawan | Kamis, 18 April 2013 | 19:28 WIB
3.097 Warga Jakarta Jadi Korban Banjir
(Foto : inilah.com)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Hujan yang turun sejak Rabu (17/4/2013) kemarin, hingga hari ini, kembali menimbulkan banjir di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Jakarta Barat. Sebanyak 3.097 warga yang tinggal di bantaran sungai Ciliwung terkena dampak banjir tersebut.

Berdasarkan keterangan dari Kepala Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, banjir mulai terjadi di permukiman yang berada di bantaran Sungai Ciliwung sejak Rabu malam kemarin, sekitar pukul 20.00 WIB.

"Di Jakarta Timur banjir terjadi di Kecamatan Jatinegara tepatnya di Kelurahan Kampung Melayu. Kecamatan Kramat Jati tepatnya di Kelurahan Kramat jati, Kelurahan Dukuh. Dan Kecamatan Pasar rebo, tepatnya di Kelurahan Kalisari, Kelurahan Cijantung, dan Kelurahan Cawang," jelasnya, Kamis (18/4/2013).

Banjir juga terjadi di wilayah Kelurahan Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan dan Kelurahan Ulujami, Pasanggrahan, Jakarta Selatan. "Sementara di Jakarta Barat, banjir terjadi di Kelurahan Kedoya Selatan Kecamatan Kebon Jeruk," ucapnya.

Sebanyak 3.097 warga menjadi korban banjir, dengan rincian sebanyak 2,620 jiwa yang terdiri dari 952 kepala keluarga di Jakarta Timur yang terkena dampak banjir. Sementara di Jakarta Selatan, sebanyak 371 jiwa atau 104 kepala keluarga menjadi korban banjir, dan di Jakarta barat sebanyak 106 jiwa dari 20 kepala keluarga terkena dampak banjir.

"Sampai saat ini belum ada laporan korban jiwa akibat banjir di tiga wilayah Jakarta. Untuk wilayah Jakarta Timur, warga yang terkena banjir memilih bertahan di rumah mereka, meski BPBD sudah melakukan proses evakuasi. Untuk wilayah Jakarta Selatan, warga mengungsi di Gedung Sasana Krida. Sementara di Jakarta Barat, warga juga memilih bertahan di rumah mereka," jelasnya.

Sutopo melanjutkan, berdasarkan laporan terakhir diketahui jika air setinggi 1,5 meter masih mengenangi Kelurahan Kampung Melayu, sementara di Kecamatan Pasar Rebo, air berangsur surut dengan ketinggian mencapai 20 hingga 100 cm.

"Kelurahan Pela Mampang, air juga sudah mulai surut dengan ketinggian air sekitar 40 - 75 cm, dan Kelurahan kedoya Selatan ketinggian air berkisar antara 20 cm hingga 50 cm," ujarnya.[bay]

Komentar

x