Find and Follow Us

Sabtu, 14 Desember 2019 | 04:29 WIB

Jokowi: Warga Tidak Disiplin, Banjir Tak Selesai

Oleh : Fadhly Dzikry | Kamis, 18 April 2013 | 17:20 WIB
Jokowi: Warga Tidak Disiplin, Banjir Tak Selesai
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo - (inilah.com/Agus priatna)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo menilai masyarakat masih tidak disiplin dalam menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal mereka secara khusus dan Jakarta secara umum. Untuk itu, ia mengatakan tidak heran jika setiap hujan deras menguyur Jakarta, sering diikuti oleh timbulnya genangan dan banjir.

"Masyarakat tidak disiplin dalam buang sampah, coba lihat saja sungai-sungai yang ada. Dalam satu hari sampah itu ada enam ribu ton. Itu membutuhkan seribu dua ratus truk untuk mengakut. Dua ribu ton dibuang ke sungai, sehingga banjir karena tidak disiplin masyarakat buang sampah," jelasnya di Gor Bulungan Jakarta Selatan, Kamis (18/4/2013).

Pria yang akrab disapa Jokowi itu mengatakan, tanpa adanya kesadaran dan disiplin dari warga dalam merubah perilakunya, maka seperti apapun upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menanggani masalah banjir, ia pesimis hal tersebut akan berhasil.

"Kalau gitu terus kota kita akan terus seperti ini (banjir)," ucapnya

Tidak hanya itu, mantan Walikota Solo itu mengatakan untuk mengatasi banjir, Jakarta tidak bisa sendiri, tapi membutuhkan dukungan dari daerah sekitar seperti daerah hulu, karena mnurutnya disanalah awal permasalahannya.

"Penyelesaian banjir tidak hanya Jakarta sendiri, tali mulai dari hulu nya seperti kawasan puncak, hulu ke hilir baru Jakarta," tandasnya.

Sebelumnya, selama beberapa hari terakhir hujan melanda Ibukota sehingga banjir dan kemacetan akibat banjir pun tak terhindarkan. Bahkan hampir seluruh kawasan di Jakarta mengalami lalu lintas yang sangat padat dari biasanya. Selain itu kampung-kampung dan perumahan di sekitar kali pun terancam mengalami banjir akibat hujan, ditambah lagi banjir kiriman dari hulu, Bogor Jawa Barat.[bay]

Komentar

x