Find and Follow Us

Sabtu, 7 Desember 2019 | 21:12 WIB

Cegah Parkir Liar, Ahok Tiru Sistem dari Hongaria

Oleh : Fadhly Dzikry | Senin, 8 April 2013 | 20:30 WIB
Cegah Parkir Liar, Ahok Tiru Sistem dari Hongaria
inilah.com/Wirasatria
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan meniru sistem donasi parkir yang telah diterapkan oleh negara Hongaria, dalam mensterilkan ruas jalan dari parkir-parkir liar yang sering menganggu kelancaran arus lalu lintas.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, saat ini pihaknya telah meminta bantuan dari Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) untuk mengkaji sistem donasi parkir.

"Saya sudah meminta ITDP menggelar kajian sistem donasi parkir, nantinya ini akan diterapkan di Ibukota. Kita memang ingin melakukan penataan, khususnya untuk parkir yang dibahu jalan," ujar pria yang akrab disapa Ahok itu, Senin (8/4/2013).

Ahok mengatakan tertarik dengan sistem donasi parkir yang diterapkan di Hongaria. Ia menjelaskan, kondisi perparkiran di Hongaria pada tahun 1990-an serupa seperti yang terjadi Jakarta saat ini.

Kesembrawutan terlihat di ruas jalan kota Hongaria. Sejumlah kendaraan bermotor parkir melintang di ruas jalan kota. Pemerintah Hongaria mulai membenahi transportasi massal disertai penerapan sistem donasi parkir. "Sejumlah negera di dunia di antaranya China, Swiss juga mengarah ke sistem donasi," ucapnya.

Ia menjelaskan, dengan sistem ini akan memaksa warga membayar biaya parkir sesuai kebutuhan. "Daripada membayar parkir mahal per jam, pastinya akan mendorong warga tidak parkir kendaraan bermotor miliknya secara terus - menerus. Sistem donasi dibuat agar di dalam pelaksanaan di lapangan tidak terjadi permainan," jelasnya.

Ahok melanjutkan, sistem ini nantinya akan menggunakan sistem teknologi informasi terbaru, seperti sistem Android. Pemilik kendaraan bermotor akan mencari mesin seperti ATM untuk membayar parkir sesuai jam parkir yang dikehendaki.

"Dia pake sistem android, itu sistem udah canggih banget sekarang. Kalau dulu kan orang datang, bayar, sekarang ada sistemnya, dia pasang. Jadi kalau ada yang parkir mobil, dia cari mesin kayak begitu, kayak masukin ATM, dia masukin pelat kendaraan nomor berapa dan dia mau parkir berapa jam terus masuk parkir. Juru parkir bertugas mendata kendaraan bermotor yang parkir ke mesin untuk mengetahui sudah bayar atau belum," jelasnya.

Ia menambahkan, Pemprov DKI juga akan merekrut juru parkir (jukir) sistem donasi yang dibagi menjadi dua shift kerja. Penghasilan jukir diperoleh berdasarkan bagi hasil. "Jukir tidak diperkenankan menerima duit. Petugas Dishub DKI tinggal mengontrol jukirnya saja," tandasnya.[bay]

Komentar

x