Find and Follow Us

Jumat, 24 Januari 2020 | 06:03 WIB

Inilah 13 Aksi Perampokan yang Dilakoni Kapten

Oleh : Anton Hartono | Jumat, 29 Maret 2013 | 23:12 WIB
Inilah 13 Aksi Perampokan yang Dilakoni Kapten
inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Kapolres Jakarta Timur, Kombes Pol. Mulyadi Kaharni mengatakan aksi perampokan yang dilakukan oleh komplotan tersangka yang dikomandani Hoderi alias Dori atau yang biasa dipanggil Kapten telah melancarkan aksinya sebanyak 13 kali sepanjang 2007-2013.

Akibatnya, tersangka Dori tewas ditembus timah panas oleh polisi saat dilakukan penangkapan di rumahnya di kawasan Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Selain Kapten, polisi juga menangkap tersangka lain bernama Muhi di rumahnya di kawasan Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. "Pelaku beraksi sebanyak 13 kali. Satu kasus di tahun 2007, dua kasus di tahun 2012 dan 10 kasus di tahun 2013," kata Mulyadi, Jumat (29/3/2013).

Dari hasil pengembangan, tersangka sebanyak 15 orang, namun setiap melancarkan aksinya mereka mengerahkan sebanyak 5-6 orang bersama Kapten Dori yang selalu siap dengan senjata api dan senjata tajam. Nekatnya lagi, para pelaku tidak pernah menutupi wajah mereka saat beraksi.

"Mereka sudah terlebih dulu membaca situasi dengan cara mempelajari calon korbannya. Sehingga pelaku tahu kapan korban akan menyetor uangnya ke bank, kemudian mereka 'sikat' di jalan," tambah Mulyadi.

Adapun peralatan yang disiapkan untuk melakukan kejahatan diantaranya dua pucuk senjata api, senjata tajam, handphone, 3 unit sepeda motor dan helm.

Berdasarkan pengakuan tersangka Muhi, 13 lokasi aksi kejahatan yang pernah dilakoni Kapten bersama komplotannya yakni pada 1 Juli 2007 merampok plat aluminium di Cakung Barat, Jakarta Timur senilai Rp150 juta.

Selanjutnya pada 10 Desember 2012 merampok SPBU di Jl Perintis Kemerdekaan meraup uang tunai Rp45 juta dan pada 26 Desember 2012 di Kelapa Dua Wetan meraup uang Rp100 juta.

Kemudian pada 10 Januari 2013 di halaman parkir Bank Mandiri Kalimalang meraup uang Rp47.970.000, pada 21 Januari 2013 di SPBU Rawamangun meraup uang Rp635 juta.

Pada 28 Januari 2013 di Jl Rawa Kuning Pulogebang meraup uang Rp10 juta, pada 29 Januari 2013 di Buaran Duren Sawit meraup uang Rp100 juta.

Pada 4 Februari 2013 di Bank Mandiri Cipinang Melayu meraup uang Rp317.505.000, pada 13 Februari 2013 di Pulogebang meraup uang Rp200 ribu.

Pada 15 Februari 2013 di SPBU Pondok Bambu meraup uang Rp115 juta dan giro Rp 7 juta, pada 18 Februari 2013 di depan Bank BNI Jl Raya Otista Jatinegara meraup uang Rp85.588.250,

Pada 15 Maret 2013 di Jl Penggilingan Cakung meraup uang Rp40.719.000 dan giro Rp3.850.000 dan pada 26 Maret 2013 di Jl KRT Rajiman Cakung meraup uang Rp95 juta.

Sebelumnya jajaran Polres Jakarta Timur menangkap dua pelaku perampokan SPBU pada Jumat (29/3/2013) dini hari.

Seorang pelaku bernama Muhi ditangkap di kediamannya di kawasan Cikarang, Jawa Barat yang kemudian dikembangkan, terdapat nama Hoderi alias Dori yang tewas ditembak polisi karena melakukan perlawanan saat akan dibekuk di rumahnya di kawasan Duren Sawit.[jat]

Komentar

x