Find and Follow Us

Jumat, 13 Desember 2019 | 23:07 WIB

Jokowi Menolak Jadi Ikon Perlindungan Anak

Oleh : Fadhly Dzikry | Kamis, 28 Maret 2013 | 18:08 WIB
Jokowi Menolak Jadi Ikon Perlindungan Anak
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo - inilah.com/Agus Priatna
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta menolak menjadi ikon kampanye perlindungan kekerasan seksual terhadap anak. Pria yang akrab disapa Jokowi itu, menyarankan menunjuk tokoh lain untuk menjadi ikon tersebut.

"Ya gak ngerti, yang lain aja lah," ujar Jokowi sambil tertawa, Kamis (28/3/2013).

Namun mantan Walikota Solo itu mengaku jika dirinya lah yang pertama yang menginisiasi program perlindungan terhadap Anak. Jokowi menceritakan dirinya sewaktu menjadi orang nomor satu di Solo dulu telah melakukan berbagai program perlindungan anakk.

"Iya lah kita ngerti dan memang jangka panjangnya anak memang, dan saya dulu yang pertama di Solo, jadi disana ada ruang space di kampung, ya memang apa bisa kita perlindungan anak, ada perpustakaan kampung yang bisa, ruang IT di kampung juga ada untuk anak," jelasnya.

Jokowi menambahkan juga akan membuat Jakarta seperti hal nya di Solo dulu, kota percontohan perlindungan anak. "Ada tempat apa itu forum anak, itu lho kita, ini kita, sudah mulai dari dinas, itu standar nya seperti itu," jelasnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bertemu dengan ketua komisi nasional perlindungan Anak Aris Merdeka Sirait, pria yang akrab disapa Ahok itu menyatakan ingin menjadikan Jokowi sebagai ikon perlindungan stop kekerasan pada anak, pasal nya seiring meningkatnya kejahatan seksual pada anak di Jakarta akhir-akhir ini.[bay]

Komentar

x