Find and Follow Us

Sabtu, 14 Desember 2019 | 04:58 WIB

Kooperatif, Pelaku Cabul di Warnet Tidak Ditahan

Oleh : Anton Hartono | Kamis, 28 Maret 2013 | 16:50 WIB
Kooperatif, Pelaku Cabul di Warnet Tidak Ditahan
Foto : ilustrasi
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Pelaku pencabulan terhadap anak dibawah umur yang terjadi di sebuah warnet di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur berinisial TP (20) terhadap AKH (6) hingga hari ini tidak ditahan. Padahal kasusnya telah berjalan hampir 1 tahun dan masih berlangsung di pengadilan.

Terkait hal ini, Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jakarta Timur, AKP Endang, mengatakan pelaku tidak ditahan karena bersikap kooperatif dalam setiap pemanggilan polisi. "Selama ini tersangka bersikap kooperatif, jadi tidak ditahan," ujarnya, Kamis (28/3/2013).

Meski tak menahan pelaku, pihak kepolisian mengaku tetap memantau setiap gerak-gerik pelaku sekaligus mencegah agar pelaku tidak melarikan diri. Pasalnya, Pelaku masih terus mengikuti proses hukum lainnya, baik di Polres Jakarta Timur maupun di Kejaksaan Negeri Jakarta Timur.

Namun dirinya tetap menerapkan pasal yang dinilai tepat untuk menghukum pelaku jika benar-benar terbukti melakukan pencabulan terhadap anak dibawah umur yakni Pasal 82 UU No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Sebelumnya, pencabulan terhadap AKH (6), putri kedua pasangan MY (36) dan Y (35) dilakukan oleh TP (20) yang merupakan tetangganya sendiri pada 15 Juni 2012 lalu di sebuah warnet milik orangtua korban di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Aksi pencabulan itu pertama kali diketahui saat korban mengeluhkan sakit di kemaluannya ketika buang air kecil. Kemudian pada 17 Juni 2012, pihak keluarga melaporkan hal itu ke Polres Jakarta Timur sekaligus melakukan visum di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur. Hasil visum pun membuktikan terdapat luka robek arah jam 11 di bagian selaput dara korban. Dan hingga kini kasusnya masih terus berjalan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

MY, ibu korban pun mengaku akan terus mencari keadilan demi anaknya dan berharap kepada penegak hukum agar memberikan sanksi yang setimpal. Karena sejak dilaporkannya ke polisi pada 17Juni 2012 lalu, hingga kini pelaku masih berkeliaran bebas. "Minggu ini mau sidang yang kesembilan. Saya akan terus mencari keadilan untuk anak saya," tandasnya.[bay]

Komentar

Embed Widget
x