Find and Follow Us

Selasa, 12 November 2019 | 22:36 WIB

Modus Curanmor, Pura-Pura Ganti Jok Motor

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Sabtu, 23 Maret 2013 | 02:45 WIB
Modus Curanmor, Pura-Pura Ganti Jok Motor
Foto : ilustrasi
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Ketika anda berada di bengkel, tetaplah waspada. Kini, para pelaku curanmor beragam motif mencuri kendaraan korbannya.

Salah satu caranya adalah pura-pura ganti jok motor. Ini juga dilakukan oleh pria warga Semper Barat Jakarta Utara, Dayat (31). Dayat dan rekannya mencuri sepeda motor dengan berpura-pura menyervice jok motor di Gang Fanta RT 03/013 Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat.

Kapolsek Palmerah, Kompol Slamet mengatakan pelaku ini menjalankan aksinya dengan cara pura-pura sedang service motor di bengkel milik korban Dwi Andra Wiyanto. Pelaku diperkirakan sekitar empat orang.

"Jadi mereka bagi peran, satu ambil kunci motor milik korban di atas meja, kemudian ada yang di luar," kata Slamet, Jumat (22/3/2013).

Ia menjelaskan, jadi saat itu satu pelaku mengambil dan korban sedang service jok motor milik pelaku tersebut. "Nah pelaku idupin dah tuh motor korban, karena kuncinya sudah diambil oleh pelaku," ujarnya.

Namun, kata Slamet, korban pun langsung tersentak kaget ketika mendengar mesin motornya menyala. Lalu, korban tak tinggal diam sehingga berteriak maling.

"Nahas dialami oleh satu pelaku si Dayat itu, dia tertangkap oleh warga. Sedangkan, tiga orang temannya langsung kabur pakai dua motor," ucap Slamet.

Pasalnya, lantaran rasa ketakutan dikromas massa karena satu rekannya Dayat sudah tertangkap dan dihajar warga. Pelaku lainnya ini pun lari terbirit-birit dengan motor tanpa jok, karena saat itu sedang diservice.

"Dayat dibawa akhirnya ke Mapolsek Palmerah," singkatnya lagi.

Kini, lanjutnya, Polisi masih memburu tiga orang pelaku lagi yakni FI, GA, dan AI, yang diduga satu komplotan spesialis kendaraan motor.

Selain itu, polisi telah menyita beberapa barang bukti seperti satu unit motor Yamaha Mio bernopol B 6120 BRS, milik korban dan satu buah jok motor milik pelaku.

Atas perbuatannya, Dayat dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman diatas lima tahun penjara. [gus]

Komentar

Embed Widget
x