Find and Follow Us

Minggu, 22 September 2019 | 00:38 WIB

KTP Disalahgunakan untuk Pengiriman Narkoba

Oleh : Anton Hartono | Rabu, 23 Januari 2013 | 11:33 WIB
KTP Disalahgunakan untuk Pengiriman Narkoba
inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Penggunaan alamat berdasarkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) kini sudah disalahgunakan untuk pengiriman paket narkoba. Seperti halnya yang terjadi pada pengiriman paket sabu 1 kilogram sabu berdasarkan alamat KTP milik Upe Yohansah (35) di Jl Bulak Perwira RT 04/17 No.4A Bekasi, Jawa Barat.

Modus penggunaan KTP itu berhasil diungkap Badan Narkotika Nasional (BNN) yakni peredaran gelap narkoba dengan menggunakan identitas orang lain. "Awalnya ada kecurigaan dari pengiriman paket asal Mumbai, India di Kantor Pos Pasar Baru, Jakarta Pusat dengan tujuan alamat di Jakarta," ujar Sumirat Dwiyanto, Kabag Humas BNN, Rabu (23/1/2013).

Kemudian petugas BNN menyelidiki alamat tujuan tersebut hingga akhirnya diketahui bahwa alamat yang dimaksud menggunakan KTP orang lain untuk mengirimkan paket narkoba jenis sabu dengan tersangka Abeth Nego (32) yang mengaku hanya sebagai kurir.

Sumirat menjelaskan, modus operandi yang digunakan tersangka yakni meminjam KTP orang lain untuk alamat pengiriman paket narkoba asal India melalui kantor pos. Selanjutnya, tersangka menjemput paket tersebut yang rencananya akan diedarkan ke Jakarta.

"Tersangka mengaku meminjam KTP orang lain untuk pengiriman paket tersebut. Padahal dirinya sendiri punya KTP. Karena kiriman itu berisi narkoba, makanya ia pinjam KTP orang lain," jelasnya.

Sementara ini, BNN masih melakukan penyelidikan terhadap orang yang menyuruh tersangka untuk mengedarkan paket tersebut. Dan akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan UU No.35 Tahun 2009 tentang narkotika yakni penyalahgunaan narkotika golongan I jenis sabu kristal, Pasal 112, Pasal 132 dan Pasal 113 tentang kepemilikan narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati atau pidana seumur hidup. [rok]

Komentar

Embed Widget
x