Find and Follow Us

Selasa, 12 November 2019 | 05:03 WIB

2.425 Rumah Terendam Banjir di Jakarta

Senin, 24 Desember 2012 | 19:21 WIB
2.425 Rumah Terendam Banjir di Jakarta
inilah.com/Ardhy Fernando
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta Hingga Senin (24/12/2012) pukul 11.00 WIB tercatat 2.425 rumah dengan jumlah penghuni mencapai 7.307 jiwa terendam banjir yangtersebar di sejumlah wilayah di Jakarta.

Laporan yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana (BnPB) Nasional, menyebutkan, jumlah itu masih berpotensi bertambah sehubungan dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi mengirim banjir ke Ibu Kota Negara tersebut.

Naiknya debit sungai Ciliwung pada Minggu sore hari (23/12/2012) telah menyebabkan banjir di beberapa daerah di sepanjang Sungai Ciliwung. Selain itu, hujan di wilayah Bogor juga menyebabkan banjir di Sungai Pesanggrahan.Belum ada laporan mengenai korban akibat banjir.

Banjir terjadi di 10 kecamatan yang meliputi 16 kelurahan, 36 RW, dan 58 RT. Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur adalah daerah yang terparah terkena banjir. Terdapat sekitar 1.508 KK (3.426 jiwa) yang tersebar di 8 RW terendam banjir hingga ketinggian 30-250 cm. Banjir di kawasan ini mencapai 2-3 meter, bahkan sampai atap rumah penduduk.

Di Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramatjati terdapat 410 KK (1.450 jiwa) terndam banjir hingga ketinggian 30-120 cm. Di Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas terdapat 464 KK (2.320 jiwa) yang terendam banjir hingga 100-200 cm.

Sebanyak 16 kelurahan yang mengalami banjir adalah Bidara Cina, Kampung Melayu, Cawang, Cililitan, Cibubur, Pekayon, Ulujami, Pondok Pinang, Bukit Duri, Baru, Pondok Labu, Sukabumi Selatan, Duri Kepa, dan Jelambar Baru.

Menurut keterangan BNPB, pihaknya bersama BPBD DKI Jakarta telah mendirikan posko penanganan darurat dan dapur umum. Bantuan logistik dan peralatan dari BNPB untuk Posko Kampung Melayu antara lain lauk pauk (30 dus), pealatan dapur (25 box), tenda gulung (50 buah), kids ware (45 buah), sandang (72 buah), selimut (48 lembar), beras (19 karung), gula (24 karung), garam (15 kg), air mineral (121 dus), minyak goreng (18 dus), mie instan (84 dus), makanan siap saji (67 dus) dan lainnya.

Selain itu Kementerian PU, Tagana, PMI, TNI, Polri, beberapa organisasi masyarakat dan masyarakat juga memberikan bantuan dalam penanganan banjir. [dis]

Komentar

Embed Widget
x