Find and Follow Us

Kamis, 12 Desember 2019 | 00:27 WIB

Pertandingan Bola Antar Kampung, Dedi Kena Bacok

Minggu, 4 November 2012 | 19:14 WIB
Pertandingan Bola Antar Kampung, Dedi Kena Bacok
Foto: Ilustrasi
facebook twitter

INILAH.COM, Tuban - Petugas kepolisian dari jajaran Polres Tuban menetapkan dua tersangka dalam kasus pengeroyokan yang terjadi saat pertandingan bola antar kampung di Desa Wonosari, Kecamatan Senori, Tuban, Jawa Timur. Dalam peristiwa tersebut 1 korban mengalami luka bacok, Minggu (4/11/2012).

Data yang berhasil dihimpun, dua warga yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan saat terjadi tawuran antar pemuda 2 desa adalah Sumarlik Baidlowi (37) dan Ari Susanto (23), keduanya warga Desa Wonosari, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban.

Sedangkan untuk korban yang mengalami luka bacok dalam kasus tawuran yang berujung pengeroyokan itu adalah Dedi (22), pemuda asal Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro. Ia mengalami luka parah di bagian tangannya lantaran terkena sabetan pedang.

Kejadian pengeroyokan yang dilakukan oleh warga Desa Wonosari terhadap warga Desa Wocolo tersebut berawal saat dua kelompok warga dari masing-masing desa tersebut sedang melihat pertandingan sepakbola yang ada di Desa Wonosari.

Lantara kondisi yang memanas dan saling ejek antar dua kelompok warga tersebut saat berada di lapangan berujung terjadinya aksi tawuran antar kedua kelompok itu. Sehingga mereka langsung saling serang, bahkan mereka juga membawa senjata tajam dalam tawuran tersebut dan satu korban mengalami luka bacok.

"Atas kejadian itu petugas langsung melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dari warga yang ikut dalam tawuran itu. Setelah dilakukan pemeriksaan akhirnya petugas menetapkan 2 tersangka, salah satunya itu sebagai pemilik senjata tajam," ujar Kasubbag Humas Polres Tuban, AKP Noersento.

Sementara itu, selain menetapkan dua tersangka dari Desa Wonosari, dalam kasus tawuran yang mengakibatkan korban luka bacok itu petugas kepolisian juga masih memeriksa sejumlah pemuda dari Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Bojonegoro.

"Saat ini kasus ini masih dalam pengembangan sejumlah saksi masih dalam pemeriksaan petugas kepolisian untuk mengetahui siapa saja yang terlibat dalam kasus ini. Selain korban terkena bacok beberapa orang juga mengalami luka ringan," ujarnya. [beritajatim/mvi]

Komentar

Embed Widget
x