Find and Follow Us

Selasa, 19 November 2019 | 03:00 WIB

Anton Medan Jadi Ketua Persatuan Islam Tionghoa

Oleh : Ahmad Farhan Haris | Sabtu, 27 Oktober 2012 | 13:24 WIB
Anton Medan Jadi Ketua Persatuan Islam Tionghoa
Ramdan Effendi - ist
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Mantan narapidana Ramdan Effendi atau Tan Kokliong atau biasa dikenal dengan Anton Medan, diangkat menjadi Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI).

Dia mengatakan, untuk membangun bangsa Indonesia tidak perlu ada pembedaan baik secara suku, agama maupun ras. "Kita di sini menyatukan semua komponen bangsa untuk bersikap mau kemana. Kami tidak membedakan Tionghoa dari suku dan agama," kata Anton usai pengukuhan DPP PITI di Jakarta, Sabtu, (27/10/2012).

Menurutnya, agama Islam sendiri pun tidak ada diskriminasi dalam konsep berkehidupan. "Islam itu membebaskan dari diskriminasi, jadi kalau ada kiai yang bilang kamu Tionghoa, dia harus ngaji lagi. Karena kita tidak pernah minta untuk dilahirkan sebagai Tionghoa, tapi kita dituntut untuk membangun negeri ini," lanjutnya.

Anton berharap atas dikukuhkannya pengurus organisasi komunitas muslim Tionghoa ini, umat Islam beretnis Tionghoa ini dapat turut berkontribusi dalam memperjuangkan nilai-nilai Islam yang penuh dengan kasih sayang. "Saya harap ini jadi tonggak awal untuk menyatukan Tionghoa Islam dengan komunitas Tionghoa serta memperkuat ukhuwah Islamiyah," ujarnya lagi.

PITI sendiri telah berdiri pada 41 tahun lalu sejak tahun 1961 yang kelahirannya diprakarsai oleh tiga orang muslim Tionghoa Abdul Karim Oei, Abdussomad YAP, dan Goan Tjien. [rok]

Komentar

Embed Widget
x