Find and Follow Us

Sabtu, 14 Desember 2019 | 04:31 WIB

Jokowi & Ahok Singgung Soal KTP dan Data PPATK

Oleh : Karel S Ratulangi | Jumat, 14 September 2012 | 21:00 WIB
Jokowi & Ahok Singgung Soal KTP dan Data PPATK
inilah.com/Ardhy Fernando
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Calon gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) berbicara soal birokrasi. Menurutnya, birokrat harus melayani, bukan mempersulit.

Ia mengambil contoh pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Banyak kasus pembuatan KTP yang diperlama, tergantung jumlah duit yang diberikan kepada petugas.

"KTP, bisa seminggu, bisa sebulan, banyak tergantung kepada amplop yang diberikan," kata Jokowi dalam debat cagub dan cawagub di Hotel Melia Jakarta, Jumat (14/9/2012) malam.

Dalam acara tersebut, calon gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo juga hadir. Masing-masing pendampingnya juga ikut seperti Nachrowi Ramli yang menjadi calon wakil gubernur Fauzi Bowo dan Basuki Tjahaja Purnama yang berpasangan dengan Jokowi.

Selain itu, Jokowi mengutip data yang dikeluarkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), yang menyatakan pemerintah provinsi diduga paling marak melakukan tindak pidana korupsi. Data ini dikeluarkan pada akhir Agustus lalu.

"Oleh PPATK diberikan angka terkorup di Indonesia, 46 persen bocor anggaran," imbuhnya.

Pada 14 September sampai 16 September 2012 merupakan masa kampanye putaran kedua Pemilihan Umum Kepala Daerah DKI Jakarta. Ada dua calon yang bertarung yakni Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli (nomor urut 1) serta Jokowi dan Basuki (nomor urut 3). [bar]

Komentar

x