Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 21 Agustus 2018 | 11:44 WIB

Dihipnotis, Dwi Kehilangan Puluhan Juta & Berlian

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Rabu, 12 September 2012 | 19:51 WIB
Dihipnotis, Dwi Kehilangan Puluhan Juta & Berlian
ilustrasi

INILAH.COM, Jakarta - Dwi Astuti (44) menjadi korban penipuan dengan modus hipnotis Selasa (11/9/2012). Akibatnya, dia terpaksa kehilangan uang hingga puluhan juta, berlian, dan perhiasan.

Dwi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke SPK Polda Metro Jaya dengan nomor laporan Polisi TBL/3105/IX/2012/PMJ/Ditreskrimum tertanggal 12 September 2012 hari Rabu (12/9/2012) siang tadi.

Dwi menjelaskan, kejadian berawal saat dia telah menyetor uang ke rekeningnya di Bank CIMB Niaga cabang sektor 2 Bintaro, Jakarta Selatan. Begitu keluar dari bank tersebut, Dwi ditepuk oleh seorang pria yang mengaku bernama Abdul Azis warga negara Brunei Darussalam.

"Pundak saya ditepuk kemudian nanya alamat dan tempat penukaran uang asing, saya sudah arahkan tapi tetap memaksa untuk diantar. Setelah itu, berselang beberapa menit datang perempuan mengaku namanya Novi usia 50 tahun dan di wajahnya ada bekas luka hitam," ujar Dwi usai membuat laporan.

Usai didatangi Novi, tangannya langsung digenggam dan dibawa masuk ke dalam mobil serta diajak berputar-putar. Menurutnya, di dalam mobil ada dua orang laki-laki dan diperkirakan pelakunya ada empat yang merupakan satu komplotan. "Pelakunya ada 4 orang, di antaranya orang Brunai yang menepuk pundak saya, wanita bernama novi, dan dua pria di dalam mobil. Saya tidak ingat jenis mobilnya dan nopol mobil, seingat saya mobilnya warna hitam," kata dia.

Pasalnya, saat di dalam mobil Dwi ditanya-tanya oleh para komplotan guna mengorek informasi seperti deposito, tabungan, hingga kartu kredit. Dwi menjawab sangat lancar saat itu. Setelah itu, pelaku membawa Dwi ke rumahnya di Jalan Cempaka Bintaro untuk mengambil kartu kredit dan perhiasan miliknya.

Dari situ Dwi diajak ke ITC BSD dan pelaku membeli tujuh buah Blackberry senilai Rp38 juta, itu dibeli dengan empat kartu kredit milik Dwi. Lalu Dwi diminta juga untuk menarik uang tunai sebesar Rp2,8 juta.

Akibat hipnotis, Dwi kehilangan uang sekitar Rp50 juta dan berlian serta perhiasan. "Namun saya tidak bisa merinci kerugian perhiasan, karena saya lupa gram nya. Sepertinya lebih dari Rp20 juta, karena di situ ada yang pakai diamond juga," jelas dia. Dwi akhirnya diturunkan di Giant Villa Melati Mas, namun saat sadar pelaku sudah kabur. [mvi]

Komentar

Embed Widget

x