Find and Follow Us

Jumat, 18 Oktober 2019 | 02:24 WIB

Ledakan Mirip Bom di Tambora

Polisi Tetapkan Thoriq Sebagai Teroris

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Kamis, 6 September 2012 | 02:11 WIB
Polisi Tetapkan Thoriq Sebagai Teroris
Komisaris Besar Rikwanto - inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Polda Metro Jaya memastikan bahwa Thoriq, pemilik rumah dan penyimpan bahan-bahan peledak, sebagai teroris.

"Iya dia (Thoriq) teroris, kita pastikan setelah ditemukan adanya bahan-bahan yang diduga peledak dan juga olah TKP dari petugas labfor," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto saat dikonfirmasi, Rabu (5/9/2012) malam.

Thoriq adalah warga gang teratai RT 02 RW 04 Kelurahan Jembatan Lima Kecamatan Tambora Jakarta Barat. Warga sekitar baru mengetahui adanya bahan peledak di kediaman Thoriq setelah rumah tersebut sempat mengeluarkan asap seperti kebakaran.

Warga yang berusaha menjinakkan api dari bagian belakang rumah Thoriq, justru menemukan zat-zat kimia yang merupakan bahan bakar pembuatan bom.

Lebih lanjut, Rikwanto mengatakan kalau Thoriq yang kini masih buron, belum terdeteksi dari kelompok mana. Polda, lanjutnya, akan berkoordinasi dengan Detasemen Khusus Antiteror untuk mengetahui lebih lanjut apakah Thoriq masuk jaringan teroris yang mana.

"Tentunya harus dikoordinasi dengan Densus, lalu mereka mencari kelompok tersebut apakah kelompok lama atau kelompok baru. Saat ini Thoriq masih dalam pengejaran petugas," jelasnya.


Sebelumnya, Warga Jalan Teratai RT 002/004, Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, Rabu (5/9/2012) sore, dihebohkan dengan kepulan asap yang berasal dari tempat penjualan pulsa .

Menurut Ketua RT 002, Subagiyo, awalnya warga mendengar bunyi ledakan dan kepulan asap itu berasal dari rumah milik Thoriq, yang sehari-hari berdagang pulsa. Warga kemudian mencium bau karbit yang menyengat, setelah ditelusuri ternyata bau itu berasal dari rumah Thoriq.

"Kemudian waktu warga datang si Thoriq sedang bebenah, sumber asap terlihat dari tanah pintu belakang. Dari situ masyarakat mencoba mendobrak pintu belakang namun sempat ditahan oleh Thoriq, setelah terdobrak Thoriq diketahui melarikan diri dan membuang cairan seperti mesiu ke got (selokan)," ujar Subagiyo kepada wartawan di lokasi kejadian.

Menurutnya, benda yang ditemukan di kamar Thoriq barang berupa obat mesiu, plastik berwarna hitam yang terasa panas. Di samping itu, polisi juga menemukan botol plastik yang diduga berupa bahan peledak. "Itu ada dalam 3 dus kecil gitu yang dikira bom makanya semua disuruh menghindar," terangnya. [gus]

Komentar

Embed Widget
x