Find and Follow Us

Jumat, 13 Desember 2019 | 00:18 WIB

Polda Bantah Talkshow TvOne Dihentikan Ormas

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Jumat, 24 Agustus 2012 | 22:33 WIB
Polda Bantah Talkshow TvOne Dihentikan Ormas
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto - inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto membantah adanya keterkaitan ormas saat penghentian acara Talkshow Tv One di Pondok Bambu, Jakarta Timur, pada Kamis (23/8/2012).

"Kejadian kemarin itu sama sekali tidak ada keterlibatan pihak ormas seperti apa yang telah diberitakan," ujar Rikwanto di Mapolda Metro, Jakarta, Jumat (24/8/2012).

Dirinya menjelaskan, awalnya kejadian terjadi pukul 17.45 WIB di lokasi kebakaran Pondok Bambu, Jakarta Timur. Saat itu terjadi ketegangan antara masyarakat dengan media yang sedang siaran langsung yakni TV One.

"Padahal pemilik rumah baru pulang mudik dan ia lihat rumahnya sudah hangus dilahap jago merah. Nah reporter bertanya: 'Apakah rumahnya terbakar atau dibakar?'. Mendengar pertanyaan seperti itu, pemilik rumah dan tokoh masyarakat setempat meminta agar stasiun televisi tersebut pergi dari sana," terangnya.

Rikwanto meluruskan bahwa kejadian tersebut bukanlah peristiwa yang ricuh antara masyarakat dengan media. Tetapi, info yang didapat ialah masyarakat yang tertimpa musibah kebakaran tidak suka diliput. Seharusnya media bisa menafsirkan bagaimana menyampaikan situasi dan kondisi yang tengah ada.

"Masyarakat dan media juga pasti paham, jadi kemarin itu tidak ada ribut dan ricuh, polisi menengahi," tegas Rikwanto.

Sebelumnya diberitakan, sebuah program talkshow 'Kabar Petang di TvOne' yang diambil langsung (live) dari lokasi kebakaran Pondok Bambu tiba-tiba dihalau sekelompok massa.

Saat acara yang mengangkat tema 'kebakaran marak terjadi di Ibu Kota belakangan ini' sedang berlangsung, tiba-tiba beberapa orang menghalau dan berusaha membubarkan talk show yang dihadiri politisi PDI Perjuangan Rieke Diah Pitaloka.

Wakil Pemimpin Redaksi TV One Toto Suryanto yang dihubungi mengakui pihaknya memang tengah mengadakan acara live di lokasi kebakaran di Pondok Bambu. Ia pun membenarkan acara tersebut diminta untuk dihentikan oleh sejumlah massa beratribut ormas dan juga warga.

"Bukan dihentikan massa, tapi kami yang menghentikan," ujar Toto, saat di hubungi, Kamis (23/8/2012) malam.

Lebih lanjut Toto menjelaskan, penghentian tersebut mungkin dikarenakan massa merasa keberatan dengan tema acara. Dalam acara itu TV One mengangkat dialog 'Jakarta Kebakaran atau Dibakar'.

"Kami memang mengangkat isu itu, itu kan lagi ramai, makanya kita mengundang kedua belah pihak, baik dari Fauzi Bowo maupun Jokowi. Cuma dari pihak Fauzi Bowo menyampaikan batal hadir," jelasnya. [ton]

Komentar

Embed Widget
x