Find and Follow Us

Sabtu, 7 Desember 2019 | 16:22 WIB

Pilkada DKI

Pijakan Hukum DPT Tambahan Dinilai Tidak Jelas

Oleh : Firman Qusnul Yakin | Minggu, 29 Juli 2012 | 18:45 WIB
Pijakan Hukum DPT Tambahan Dinilai Tidak Jelas
Inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Pijakan hukum penambahan daftar pemilih tetap (DPT) yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta dinilai tidak jelas karena hanya berpatokan dengan surat ddaran semata.

"DPT tambahan ini juga kami prediksikan tidak menjadi solusi pada pilkada putaran dua nanti," kata Denny Iskandar dari Tim Kampanye Jakarta Baru di Galeri Cafe, Minggu (29/7/1202) petang.

Denny mengakui pihaknya akan lebih waspada mengawasi DPT tambahan ini karena diyakini rentang waktu lima hari untuk warga masyarakat mendaftar ulang, tidak bakal mencukupi waktu agar warga Jakarta bisa memberikan hak politiknya.

Bahkan Denny mencurigai, meski ada pendaftaran ulang, jumlah yang tercantum dalam DPT pun akan berkurang. Apalagi jika itu berada di wilayah-wilayah kemenangan Joko Widodo-Basuki Tjahya Purnama. Namun, dia memastikan akan terus memantau persoalan DPT itu.

"Kami akan melihat hingga 4 Agustus saat pengumuman DPT, hingga jika ada kecurangan, maka Tim Jakarta Baru akan tunjukkan sikap," tandas Denny. [yeh]

Komentar

x