Find and Follow Us

Selasa, 12 November 2019 | 09:57 WIB

Validasi KPU DKI Lemah

Oleh : Anton Hartono | Kamis, 28 Juni 2012 | 03:55 WIB
Validasi KPU DKI Lemah
ist
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Aktifis Komite Independen Pemantaau Pemilu (KIPP) Jojo Rohi mengatakan bahwa hingga hari ini validasi yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta dinilai masih lemah. Hal ini menyusul adanya gugatan dari beberapa tim sukses pasangan kandidat Gubernur DKI Jakarta terkait DPT.

"Dengan adanya gugatan tersebut maka masih ada harapan untuk melakukan perubahan atau revisi DPT untuk menjadi akurat," ujarnya, Rabu (27/6/2012).

Menurutnya KPU DKI adalah sebagai pihak yang bertanggungjawab terhadap DPT. Sehingga tidak boleh ragu dan harus melihat persoalan tersebut sangat krusial.

Sementara itu pengamat politik Unpad, Dede Mariana menjelaskan KPU DKI harus secara transparan menunjukkan sistem validasi yang digunakan kepada public. Tujuannya agar publik merasa bahwa sumber data DPT yakni dari aparatur birokrasi pemerintahan Pemrov DKI Jakarta sudah benar, begitu juga system validasinya.

"Jadi, tidak ada jalan lain bagi KPU DKI untuk membuktikan kerja validasi DPT dengan memperlihatkannya secara benar. Ini berat, tapi harus dilakukan. Jika tidak, akan muncul terus gugatan dan ini akan mengganggu proses tahapan pilkada selanjutnya," tegas Dede.

Dede mengatakan, jika DPT masih dipersoalkna, sebenarnya harus diadakan mediasi segera antara KPU DKI dan pihak yang memprotes. "Jika belum putus, mestinya tahapan pemilukada distop dulu sementara sampai masalah ini tuntas dan diputukan di pengadilan," katanya. [ton]

Komentar

Embed Widget
x