Find and Follow Us

Sabtu, 18 Januari 2020 | 07:23 WIB

Foke-Nara Berjuang untuk Warga Jakarta Bukan Etnis

Oleh : Farhan Faris | Sabtu, 28 April 2012 | 16:47 WIB
Foke-Nara Berjuang untuk Warga Jakarta Bukan Etnis
IST
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Ketua Tim Pemenangan Forum Bersama Nasionalis Religius (FB NR) Effendi Yusuf mengatakan tidak ada diskriminasi dalam pelayanan di Jakarta jika pasangan Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli atau Foke-Nara terpilih jadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

"Jadi, kalau ada kesan Betawi akan dibetawikan, itu bukan. Karena kita menyadari keberagaman ini bagian dari ke-Indonesiaan, buat orang Betawi ini bukan sesuatu yang baru, mereka dibangun dengan berbagai pengalaman baik pemerintahan, percampurbauran atau semacam budaya, Betawi ini sudah mengalami percampuran dari beragam suku sedemikian rupa. Jadi, tidak ada rasa keterbatasan bahwa orang Betawi harus dikhususkan," ujar Effendi di Twin Plaza, Jakarta, Sabtu, (28/4/2012).

Dia menjelaskan, masyarakat Betawi saat ini sudah memiliki iklim demokrasi yang baik. Karena, Forum Bersama Nasionalis Religius ini dibentuk oleh Bamus Betawi, sedangkan di Bamus Betawi juga sudah banyak warga Jakarta yang bukan dari suku Betawi.

"Berarti, ini menunjukkan kebebasan demokrasi di Betawi sudah tumbuh, iklim demokrasi sudah berjalan dengan baik. Insya Allah pelaksanaan pilkada nanti dengan teman-teman masyarakat Betawi bisa jalan dengan baik, aman dan lancar. Tentu, tokoh betawi berharap pasangan Foke dan Nara ini bisa lanjut memimpin Jakarta," terangnya.

Dengan nada yakin, Effendi menyampaikan seratus persen prediksi untuk mendukung pasangan Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli. Ini bukan saja warga Betawi tetapi mengajak semua warga Jakarta untuk memilih Foke dengan Nara.

"Memang, masyarakat Betawi 2,6 juta, tapi yang punya hak pilih ini 1,8 juta. Nah, ini yang 1,8 juta harus menggunakan hak pilihnya untuk Foke dan Nara. Orang Jakarta pun memberikan dukungan seperti Minang, dan sebagainya. Jadi kita bicara etnis ini tidak semata untuk orang Betawi, tapi kita berjuang untuk warga Jakarta," papar Effendi. [mvi]

Komentar

Embed Widget
x