Find and Follow Us

Sabtu, 25 Januari 2020 | 06:07 WIB

Simpan Narkoba di Perut, WN Rusia Ditangkap

Oleh : Dewa Putu Sumerta | Rabu, 25 April 2012 | 17:51 WIB
Simpan Narkoba di Perut, WN Rusia Ditangkap
Foto : Ilustrasi
facebook twitter

INILAH.COM, Denpasar - Bea Cukai Bandara Ngurah Rai, Bali, kembali berhasil menggagalkan usaha penyeludupan narkoba jenis hasish ke wilayah Bali yang dilakukan oleh warga negara asing.

Kali ini, seorang warga negara Rusia bernama Alexander Simonov (30) di amankan petugas di terminal kedatangan internasional Bandara Ngurah Rai, pada Selasa (24/4/2012) siang, dia terdeteksi membawa belasan kapsul berisi narkoba yang di simpan di dalam perutnya.

Hingga saat ini Simonov masih menjalani perawatan di salah satu klinik, untuk mengeluarkan seluruh kapsul narkoba di dalam perutnya. Dari informasi yang peroleh, Simonov ditangkap pada Selasa siang sekitar pukul 12.00 Wita.

Awalnya warga negara asing itu tiba di terminal kedatangan international seorang diri setelah terbang dari Kuala Lumpur, Malaysia dengan menumpangi pesawat Malaysia Airlines MH-715.

Ketika memasuki terminal kedatangan Bandara Ngurah Rai, Bali, petugas mencurigai warga negara Rusia itu sehingga dilakukan pemeriksaan tubuhnya dengan menggunakan X-Ray, dan benar saja petugas menemukan belasan benda mencurigakan di dalam perut Simonov ini.

"Simonov diamankan petugas untuk dicek lebih lanjut terkait benda mencurigakan didalam tubuhnya ini. Sebelum ke Malaysia, pemilik paspor 4566980 ini sempat transit di Katmandu, Nepal," ungkap petugas imigrasi Bandara Ngurah Rai, Bali.

Tim medis dari Bea Cukai Ngurah Rai, Bali yang melakukan pemeriksaan lanjutan, menemukan di dalam perut Simonov ini terdapat belasan kapsul berisi narkoba.

Saat dikeluarkan dengan bantuan obat pencahar, belakangan diketahui jika kapsul yang dibawa pria Rusia ini adalah narkoba jenis Hasish. Saat ini Simonov masih berada di salah satu klinik untuk mengeluarkan barang bukti lainnya yang masih tersimpan dalam perutnya. Dan hingga Rabu (25/4/2012) baru belasan kapsul berisi narkoba yang keluar dari perut Simonov.

Sampai saat ini belum ada keterangan resmi pihak Bea Cukai Bandara Ngurah Rai, Bali. Kepala Kantor Imigrasi Bea Cukai Bandara Ngurah Rai, Bali, Made Wijaya Saat di hubungi melalui sambungan telepon oleh sejumlah awak media, namun telepon selulernya berkali-kali tidak di angkatnya.[bay]

Komentar

x