Selasa, 29 Juli 2014 | 23:46 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Syahrial Menunggu Vonis KPUD
Headline
Syahrial Oesman
Oleh: Krista Riyanto
metropolitan - Minggu, 7 September 2008 | 18:01 WIB
Berita Terkait
INILAH.COM, Palembang Kubu Syahrial Oesman belum mengakui keunggulan Alex Noerdin. Padahal, sejumlah lembaga survei menunjukkan Bupati Musi Banyuasin itu unggul tipis pada Pilgub Sumsel. Syahrial menunggu kata akhir dari KPUD.
Hasil hitung cepat (quick count) dalam sejumlah pemilihan kepala daerah (Pilkada), cukup mendekati kebenaran. Tapi, tetap saja, hal itu belum bisa dijadikan kesahihan sebuah hasil proses demokrasi. Hasil akhir tetap ditentukan lewat penghitungan rekapitulasi suara yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah.
Itu pulalah yang kini ditunggu Syahrial Oesman, calon incumbent Pilgub Sumsel. Dua lembaga survei yang punya reputasi dalam hitung cepat, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) dan FOX Indonesia mengunggulkan pasangan Alex Noerdin-Eddy Yusuf yang diusung Partai Golkar. Hanya Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) yang menempatkan Syahrial-Helmy Yahya yang didukung PDI Perjuangan, PPP, dan PKS, mengungguli Pilgub.
Maka, kubu Syahrial pun masih tetap menyimpan keyakinan, mereka bisa mengungguli Alex. Pasalnya, mereka meyakini hasil akhir akan ditentukan lewat penetapan penghitungan suara manual oleh KPU Sumsel. Hasil KPU lebih kredibel. Apalagi, dalam persaingan yang demikian ketat dan panas, berbagai kesalahan hitung cepat bisa terjadi. Dan, hasil KPU itu, akan diketahui pada Selasa (9/9).
"Kami akan tetap menunggu hasil penetapan KPU Sumsel. Kami juga menerima berbagai laporan dari daerah soal kesalahan penghitungan cepat, sehingga hasil yang telah dipublikasikan di media massa tidak akurat," ujar seorang anggota tim sukses Syahrial kepada INILAH.COM, Minggu (7/9).
Tidaklah heran, jika kedua kubu sampai sekarang masih sama-sama tegang menunggu penetapan hasil penghitungan manual oleh KPU Sumsel. Kubu Syahrial yang selama ini didukung kaum merah di kawasan Palembang sudah sering bentrok dengan kubu Alex yang didukung massa kuning. Kantor KPU Sumsel sendiri sampai sekarang dijaga ketat oleh satuan Brimob dan intelijen.
KPU Sumsel berencana memajukan rapat pleno penetapan hasil penghitungan suara Pilkada Sumsel menjadi Selasa (9/9). Sebelumnya, KPU Sumsel menjadwalkan penetapan, Minggu (14/9).
KPU Sumsel punya alasan memajukan jadwal. Saat ini sudah banyak KPU Kabupaten/Kota yang telah melakukan rapat pleno penetapan penghitungan suara tingkat kabupaten/kota. Ditambah suasana Sumsel pasca-pilkada yang kondusif dan sangat mendukung.
"KPU Sumsel Sumsel sudah mengirimkan faks ke seluruh KPU Kabupaten/Kota menyangkut perubahan tahapan dalam Pemilukada Sumsel. Salah satu poin terpentingnya adalah untuk dapat mempercepat rapat pleno penetapan penghitungan suara tingkat kabupaten/kota," kata anggota KPU Sumsel, Ahmad Bakri.
Beberapa daerah yang sudah rapat pleno antara lain Kabupaten Empat Lawang, Ogan Komering Ulu, Musi Banyuasin (Muba), dan Musi Rawas (Mura). Bakri menegaskan, proses percepatan penetapan ini tidak lain demi kebaikan hasil akhir Pilkada Sumsel. [I4]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER