Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 24 Januari 2018 | 04:57 WIB
 

Ada Peningkatan Penyakit Difteri di Era Ahok

Oleh : Willi Nafie | Senin, 11 Desember 2017 | 13:09 WIB
Ada Peningkatan Penyakit Difteri di Era Ahok
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) bersama Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek (kanan) menjawab pertanyaan wartawan usai meninjau siswa SMA Negeri 33 melakukan imunisasi vaksin Difteri di SMA Negeri 33 Jakarta, Cengkareng, Jakarta Barat. - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Masa kepemimpinan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, kasus penyakit Difteri terus mengalami peningkatan.

Hal ini diketahui setelah Gubernur DKI Anies Baswedan membeberkan data yang diperoleh pihaknya mengenai perkembangan penyakit Difteri sebelum dia menjadi orang nomor satu di ibu kota.

"Ada peningkatan dari empat kasus di tahun 2014, menjadi sembilan kasus tahun 2015, 17 kasus di 2016 dan per hari ini (2017) ada 25 kasus," kata Anies, Senin (11/12/2017).

Tak hanya demikian, ada pula yang terpaksa meninggal karena tak dapat bertahan hidup usai diserang penyakit Difteri.

"Kematian ada dua orang yang fatal sehingga meninggal," tuturnya.

Anies pun berharap dengan adanya program Outbreak Respon Imunization (ORI) yang telah diluncurkan pihaknya dapat menekan wabah Difteri di wilayah administrasi Pemprov DKI Jakarta.

"Saya sampaikan kepada semua bahwa vaksinasi ini diberikan cukup cuma cuma kepada rakyat, warga bisa mendapatkan dimana saja di puskesmas, rumah sakit dan mal mal. Ini biaya bagi negara, dan masyarakat gratis," tuturnya. [rok]

Komentar

 
Embed Widget

x